Berita

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam/Net

Politik

Melihat Kasus Ganjar Pranowo, DPR Harus Panggil Pimpinan Baznas

MINGGU, 01 JANUARI 2023 | 22:19 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Dengan terjadinya kasus Ganjar Pranowo yang menggunakan dana Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk merenovasi rumah kader PDI Perjuangan meskipun dibatalkan, harus dijadikan pembelajaran bagi para kandidat calon presiden (capres) agar tidak mengandalkan dana umat atau berpangku kepada bohir atau oligarki.

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam mengatakan, dengan terjadinya kasus Ganjar yang dibatalkan karena mencuat dan mendapatkan kritikan keras dari masyarakat itu, maka publik berpikir bahwa pengawasan terhadap Baznas tidak berfungsi dengan baik.

"Sehingga DPR saya kira sangat perlu memanggil pimpinan Baznas untuk dapat dimintai pertanggungjawaban dan klarifikasi," ujar Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (1/1).


Tidak berhenti di situ kata akademisi Universitas Sahid Jakarta ini, independensi Baznas juga akan menjadi taruhan, karena hal tersebut sudah menyentuh kepada politik praktik yang berkaitan dengan kepentingan partai politik tertentu. Sehingga, jangan sampai penggunaan dana Baznas terafiliasi untuk kepentingan partai politik tertentu.

"Saya melihat ini sebagai potret contoh kecil bahwa sudah semestinya para kandidat dan tokoh politik harus mandiri untuk melakukan aktualisasi dan mensosialisasikan dirinya, bukan justru mengandalkan dana ummat apalagi berpangku tangan kepada bohir atau oligarki," kata Saiful.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya