Berita

Ketua Umum Jokowi Mania (Joman) Immanuel Ebenezer/Net

Politik

Kecam Pelarangan Ibadah Natal di Bogor, Noel Sarankan Lapor Polisi dan Komnas HAM

SENIN, 26 DESEMBER 2022 | 13:58 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Aksi sekelompok masyarakat salah satu desa di Cilebut, Bogor, Jawa Barat, yang melarang kegiatan ibadah Natal umat Kristiani, berbuah kecaman.

Dikatakan Ketua Umum Jokowi Mania (Joman) Immanuel Ebenezer, pelarangan aktivitas obadah Natal adalah hal yang biadab dan merebut kebebasan masyarakat untuk meyakini satu agama.

"Tindakan sebagian kecil masyarakat yang melarang dan menyerang umat Kristiani melakukan kebaktian natal di tanggal 25 Desember 2022 lalu, melukai dan menciderai hak warga negara Indonesia untuk beribadah sesuai agama yang dianut," ujar Noel, sapaan akrab Immanuel Ebenezer dalam keterangannya di Jakarta, Senin (26/12).


"Ini sudah keterlaluan dan layak masuk ke ranah hukum. Karena tidak boleh hal ini terjadi diseluruh Indonesia," imbuhnya.

Menurut Noel, siapapun yang melalukan pelarangan dan menghalang-halangi umat Kristiani beribadah di hari Natal adalah tindakan yang jelas melawan hukum, bertentangan dengan Pancasila dan melanggar Hak Asasi Manusia (HAM).

"Tindakan mereka tidak memiliki dasar hukum dan justru mereka telah melanggar hukum, upaya menghancurkan kerukunan antar umat beragama," katanya.

Atas dasar itu, kata Noel, masyarakat Kristiani yang mengalami kejadian pelarangan dan pengusiran atau apapun namanya, harus segera melaporkan kepada pihak berwajib ke Polres Bogor dan Komas HAM.

"Joman melihat peristiwa ini harus diselesaikan secara hukum dan dituntaskan. Agar ke depan tidak ada lagi pelecehan, pelarangan dan upaya menghalang-halangi umat Kristen yang sedang beibadah Natal," tandas Noel.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya