Berita

Kepala Staf Militer Iran Mayor Jenderal Mohammad Bagheri/Net

Dunia

Jenderal Mohammad Bagheri Sebut Kemarahan Barat Membuktikan Drone Buatan Iran Memang Efektif

SENIN, 26 DESEMBER 2022 | 08:32 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kemarahan negara-negara Barat atas pasokan drone Iran ke Rusia untuk digunakan dalam konflik Ukraina kembali mendapat tanggapan dari Teheran.

Berbicara pada Minggu (25/12), Kepala Staf Militer Iran Mayor Jenderal Mohammad Bagheri mengatakan bahwa meskipun pernyataan yang mengecam pasokan itu sebagian besar salah tetapi itu telah menunjukkan betapa efektifnya pekerjaan Iran pada drone.

"Angkatan bersenjata negara akan terus tumbuh dan mengembangkan drone mereka, kami akan bekerja sama dengan negara lain dalam drone," kata Jenderal Bagheri, seperti dikutip dari The National.


“Sistem drone kami berada pada peringkat tinggi di dunia dalam hal akurasi, daya tahan dan kontinuitas operasi dan pelaksanaan misi, dan mereka melakukan berbagai misi,” tambahnya.

Iran telah mengakui memasok apa yang oleh para analis disebut drone serang satu arah ke Moskow, mengklaim senjata itu dipasok ke Rusia jauh sebelum perang.

Drone tersebut diduga digunakan Rusia untuk menyerang target infrastruktur energi besar seperti pembangkit listrik, mematikan setidaknya 10 gigawatt daya dari kapasitas 50 gigawatt Ukraina.

Pasokan pesawat tak berawak Iran ke Rusia telah memicu kemarahan di Eropa dan AS, dengan beberapa diplomat bahkan mengatakan telah menghentikan kemungkinan memperbarui kesepakatan nuklir 2015 untuk meringankan sanksi sebagai imbalan Iran menerima inspeksi PBB terhadap situs nuklir.

Pada bulan September, kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Josep Borrel mengatakan: "Kami hanya tidak melihat kesepakatan datang bersama dalam waktu dekat, sementara Iran terus membunuh warganya sendiri dan menjual UAV (kendaraan udara tak berawak) ke Rusia."

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya