Berita

Hasnaeni Moein atau yang kerap disebut sebagai Wanita Emas/Net

Politik

Saiful Anam: Tudingan Wanita Emas Soal Pilpres Didesain untuk Ganjar Bisa Saja Benar

MINGGU, 25 DESEMBER 2022 | 10:23 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Tudingan dari Hasnaeni Moein atau yang kerap disebut sebagai Wanita Emas soal Pemilu 2024 didesain untuk memenangkan Ganjar Pranowo bisa saja benar. Alasannya, bisa jadi pernyataan ini berkorelasi dengan imbauan Presiden Joko Widodo bahwa ciri-ciri presiden yang memikirkan rakyat adalah yang berambut putih.

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam menambahkan bahwa Ketua KPU, Hasyim Asyari pernah menjadi Ketua KPU Daerah Jawa Tengah atau satu daerah dengan wilayah yang dipimpin Ganjar Pranowo.

"Saya kira tudingan Wanita Emas soal pilpres didesain untuk sosok tertentu bisa saja benar. Apalagi, kalau melihat latar belakang karir Hasyim kan pernah menjabat KPU di Jateng, sehingga bisa jadi cukup mengenal Ganjar, sehingga tidak menutup kemungkinan untuk memenangkan Ganjar seperti yang disampaikan Hasnaeni," ujar Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (25/12).


Bahkan, kata akademisi Universitas Sahid Jakarta ini, pernyataan Wanita Emas juga sejalan dan berhubungan dengan apa yang sempat dilontarkan oleh Presiden Jokowi beberapa waktu lalu.

Di mana, Jokowi pernah menyatakan bahwa sosok idola capres yang memikirkan rakyat adalah sosok yang rambutnya putih dan wajah keriput. Ciri-ciri tersebut sangat kuat mengarah ke Ganjar.

"Tentu apabila benar apa yang disampaikan Hasnaeni, maka kepercayaan publik kepada KPU semakin berkurang, terlebih lagi berbagai isu tidak sedap sering menghantui kerja-kerja yang dilakukan oleh KPU," kata Saiful.

Publik kata Saiful, akan menilai dan menyoroti setiap langkah yang dilakukan oleh KPU. Kalau tidak profesional dan lebih condong kepada salah satu kandidat capres tertentu, maka selain akan mencoreng institusi KPU, juga bukan tidak mungkin KPU akan berhadapan dengan hukum seperti periode sebelumnya.

“Semoga hal tersebut tidak benar adanya, karena apabila benar, maka tentu akan sangat mencoreng pelaksanaan Pemilu 2024 mendatang," pungkas Saiful.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

IRGC: Jika Netanyahu Masih Hidup, Kami Akan Memburunya

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:44

Benarkah Membalik Pakaian Saat Dicuci Bikin Baju Lebih Awet?

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:24

Kantor PM Israel Bantah Rumor Netanyahu Tewas

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:12

KPK Isyaratkan Tersangka Baru dari Pihak Swasta di Skandal Kuota Haji

Minggu, 15 Maret 2026 | 14:40

KPK Endus Modus THR ke Forkopimda Terjadi di Banyak Daerah

Minggu, 15 Maret 2026 | 14:02

Zelensky Tuduh Rusia Pasok Drone Shahed ke Iran untuk Serang AS

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:51

LPSK Beri Perlindungan Darurat untuk Aktivis KontraS Korban Teror Air Keras

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:41

Trump Minta Tiongkok hingga Inggris Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:27

Serangan ke Aktivis Tanda Demokrasi di Tepi Jurang

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:20

KPK Bongkar Dugaan THR untuk Polisi, Jaksa, dan Hakim di OTT Cilacap

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:15

Selengkapnya