Berita

Korean Center of RMOL menggelar seminar internasional bertajuk "Korea-ASEAN Solidarity Initiative: Epicentrum of Stability and Prosperity in the Indo-Pacific"/RMOL

Nusantara

Bedah Kebijakan KASI, Korean Center of RMOL Gelar Seminar Internasional

SELASA, 20 DESEMBER 2022 | 08:11 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Korea-ASEAN Solidarity Initiative (KASI) menjadi satu kebijakan baru Korea Selatan di bawah kepemimpinan Presiden Yoon Suk-yeol.

Sejak diumumkan pertama kali oleh Presiden Yoon selama KTT ASEAN-Republik Korea di Phnom Penh, Kamboja pada 11 November lalu. KASI diyakini akan menjadi awal dari babak baru hubungan ASEAN dan Korea Selatan.

Dalam penjelasannya, Presiden Yoon yang mulai memimpin Korea Selatan pada Mei lalu menggarisbawahi KASI sebagai inti dari kebijakan luar negeri untuk mempromosikan Indo-Pasifik yang bebas, damai, dan sejahtera di tengah persaingan Amerika Serikat dan Republik Rakyat China.


“Saya berencana membangun kawasan Indo-Pasifik yang bebas, damai, dan sejahteran melalui solidaritas dan kerjasama dengan ASEAN dan negara-negara besar lain,” ujarnya.

Dalam rangka menyambut kebijakan baru Korea Selatan tersebut, Korean Center of RMOL menggandeng Universitas Pertamina akan menggelar seminar internasional bertajuk "Korea-ASEAN Solidarity Initiative: Epicentrum of Stability and Prosperity in the Indo-Pacific".

Seminar ini akan diselenggarakan di Auditorium lantai 3 Griya Legita, Universitas Pertamina, Jakarta Selatan, mulai pagi hingga sore hari ini, Selasa (20/12).

Seminar akan dibuka oleh CEO RMOL Network Teguh Santosa, Dekan Fakultas Komunikasi dan Diplomasi Universitas Pertamina Dr. Dewi Hanggraeni, Rektor Universitas Pertamina Prof. IGN Wiratmaja Puja, dan Duta Besar Republik Korea untuk ASEAN Kwon Hee-seog.

Adapun pidato kunci akan disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Seminar dibagi pada dua sesi diskusi. Sesi pertama mengambil tema "(Eco)nomic Recovery Strategies", dan dilanjutkan sesi kedua dengan tema "Strengthening Korea-ASEAN Centrality for Indo-Pacific Peace".

Diskusi sesi pertama akan menghadirkan Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan Djatmiko Bris Witjaksono, Atase Keuangan Republik Korea untuk ASEAN Teakdong Kim, dan Dosen LSPR Abhiram Singh Yada sebagai pembicara. Diskusi dipandu oleh Kepala Prodi Hubungan Internasional UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Faisal Nurdin Idris.

Sementara itu, sesi kedua akan menghadirkan Direktur Jenderal Kerjasama ASEAN Kementerian Luar Negeri Sidharto R. Suryodipuro, dosen Universitas Padjajaran Teuku Rezasyah, dan peneliti senior LIPI Muhammad Haripin. Diskusi dipandu oleh dosen Universitas Pertamina, Novita Putri Rudiany.

Pada seminar ini juga akan diumumkan para pemenang dari Essay Writing Competition yang diselenggarakan oleh Korean Center of RMOL untuk siswa SMA sederajat dan mahasiswa.

Seminar Internasional ini terbuka untuk umum. Partisipan dapat ikut bergabung secara fisik dengan melakukan registrasi terlebih dahulu melalui tautan berikut: https://bit.ly/KASIRegistration.

Ini adalah kali ketiga Korea Center RMOL menyelenggarakan kegiatan serupa. Dua tahun sebelumnya kegiatan dilakukan secara online dan hybrid dengan mengangkat tema kebijakan NSP.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya