Berita

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco/Net

Politik

Tindakan KKB Papua Tak Bisa Ditolerir, DPR Minta TNI-Polri Segera Bergerak

RABU, 14 DESEMBER 2022 | 14:36 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Polri diminta segera bergerak cepat mengambil tindakan tegas terhadap aksi brutal Kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua. Sebab, tindakan yang dilakukan oleh KKB itu sudah tidak bisa ditolerir.

Demikian ditegaskan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad merespons tindakan KKB Papua yang viral di media sosial (medsos) beberapa waktu terakhir.

“Tentunya kami mengharapkan bahwa TNI-Polri segera bergerak karena ini sudah tidak bisa ditolerir,” kata Sufmi Dasco kepada wartawan di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu,(14/12).


Ketua Harian DPP Partai Gerindra ini menilai, pembantaian sadis yang dilakukan oleh KKB di Papua sangat tidak berkeprimanusian.

“Karena sudah tidak berprikemanusiaan menurut kami,” tegas dia.

Atas insiden tersebut, Sufmi Dasco mengaku sangat berduka dengan tindakan yang dilakukan oleh KKB Papua. Ia turut prihatin atas kejadian yang menimpa korban KKB tersebut.

“Kami ucapkan prihatin dan juga turut berduka mendalam atas terjadinya insiden dilakukan oleh KKB di Papua,” demikian Sufmi Dasco.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya