Berita

Pendiri lembaga survei KedaiKOPI, Hendri Satrio/RMOL

Politik

Hensat: Pj Gub Jakarta Jangan Jadi Tim Sukses, Nanti Anies Diuntungkan

SELASA, 13 DESEMBER 2022 | 15:00 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Slogan baru Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dinilai tidak fair oleh pendiri lembaga survei KedaiKOPI, Hendri Satrio. Pasalnya, menurut dia, bahasa yang digunakan dalam slogan tersebut memiliki unsur politik dukungan kepada sang mantan Gubernur DKI, Anies Baswedan.

"Slogan Baru Jakarta, 'Sukses Jakarta untuk Indonesia'. Wah, kok Pak Heru, Plt (alias Penjabat atau Pj) Gubernur Jakarta ikutan jadi tim sukses Anies Baswedan? Apakah ini bukti dukungan istana untuk Anies?" cuit sosok yang kerap disapa Hensat ini melalui akun Twitter dan Tiktoknya, yang diunggah pada Selasa (13/12).

Di akun Tiktoknya, Hensat menyampaikan komentar yang lebih pedas lagi. Yaitu satire kepada Heru Budi Hartono yang menjadi Pj Gubernur DKI Jakarta namun turut terlibat dalam suksesi politik 2024.


"Ini enggak tepat menurut saya. Enggak boleh ada Plt Gubernur Jakarta jadi timses gubernur 'sebelumnya'," singgung Hensat. "Ini mentang-mentang Anies lagi running sebagai balon presiden, terus Plt Gub Jakarta ikut-ikutan jadi tim sukses."

Akademisi FISIP Universitas Paramadina ini memandang, pejabat atau utamanya kepala daerah tidak patut ikut-ikutan dalam politik praktis menuju 2024.

Apalagi, Hensat melihat, ada pemanfaatan jabatan Pj Gubernur oleh Heru yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Sekretariat Presiden dengan "mendukung" bakal calon presiden (bacapres) yang notabene kini sudah menjadi masyarakat sipil biasa.

"Loh, jelas dong timses. Sukses Jakarta untuk Indonesia. Lah, Gubernur Jakarta-nya kan Anies," cetusnya.

"Jangan gitu dong, enggak fair. Harusnya Plt lanjutkan pekerjaan Gubernur DKI Jakarta saja. Nanti diuntungkan loh Anies Baswedan-nya," demikian Hensat menutup satirenya.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Changhong Perpanjang Garansi Produk Elektronik hingga 25 Tahun, Ini Rinciannya

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:22

Tim Satgas Hanura Mulai Safari Panaskan Mesin Partai Menuju Pemilu 2026

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:58

Jangan Cuma Pembeli, Indonesia harus jadi Pusat Ekonomi Syariah Dunia

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:51

Bank Lokal Tumbuh Pesat, Citi Pilih Tinggalkan Bisnis Ritel Global

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:38

Investasi Danantara Jadi Kunci Serap Tenaga Kerja

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:47

Seskab Teddy Tiga Besar Jajaran Menteri dengan Kinerja Terbaik

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:14

Elite PBNU Sibuk Urus Tambang, Gagal Pimpin Jam'iyah

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:30

Banteng Jakarta FC Bidik Juara Soekarno Cup 2026

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:26

30 Eks Bankir Citibank Wariskan Pelajaran Karier Lewat Buku Growing with Purpose

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:50

Besok, Dishub DKI Jakarta Launching 3 Terobosan Mobilitas Warga

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:18

Selengkapnya