Berita

Pernikahan Kaesang Pangarep-Erina Gundono dikritisi karena sangat mewah saat kondisi rakyat masih banyak yang tak mampu mendapatkan makanan bergizi/Net

Politik

Pernikahan Kaesang Seperti Pesta Anak Raja Jawa, Saat Rakyat Masih Banyak yang Kurang Gizi

SENIN, 12 DESEMBER 2022 | 10:58 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pernikahan putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) Kaesang Pangarep dan Erina Gudono dinilai seperti pernikahan anak Raja Jawa. Publik menilai pernikahan tersebut sangat mewah, megah, dan elite.

Ini jelas sebuah ironi. Pasalnya, pernikahan nan megah dan mewah itu dihelat ketika masih banyak rakyat yang tak mampu mengonsumsi makanan bergizi.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), per 2021 sebanyak 68 persen atau 183,7 juta rakyat Indonesia tak mampu memenuhi kebutuhan gizi.


“Begitulah, nikahan Kaesang didesain sudah seperti Anak Raja Jawa. Begitu mewah. Namun secara bersamaan di Republik ini, hampir setengah dari rakyat Indonesia, tak mampu makan-makan bergizi,” kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (12/12).

Padahal, lanjut Ujang, jika rakyat Indonesia tak mampu makan-makan anak bergizi, maka negara justru akan kehilangan generasi yang cerdas dan unggul di masa mendatang.

Sehingga ia merasa miris pernikahan megah dilangsungkan dalam kondisi banyak rakyat Indonesia yang kurang gizi.

“Silakan menikah. Itu sunnatullah. Dan saya juga ucapkan selamat atas pernikahan Kaesang dan Erina. Semoga jadi keluarga Sakinah Mawaddah Warahmah," ucap  pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia ini.

"Namun jangan lupa, ada tugas besar dari Jokowi, untuk sejahterakan rakyat. Terutama untuk sediakan makanan yang bergizi bagi rakyatnya,” demikian Ujang Komarudin.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya