Berita

Aiptu Reni saat berinteraksi dengan masyarakat terdampak gempa Cianjur/Ist

Presisi

Gempa Cianjur Hancurkan Rumahnya, Aiptu Reni Tetap Konsisten Layani Masyarakat

SENIN, 28 NOVEMBER 2022 | 19:34 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Gempa bumi yang mengguncang wilayah Cianjur, Jawa Barat menimbulkan kerusakan ribuan rumah warga. Tak hanya rumah warga, rumah beberapa anggota Polri di wilayah Cianjur juga ikut terdampak kerusakan. Salah satunya rumah dari polisi wanita (polwan) bernama Aiptu Reni Triyani.

Rumah polwan yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas Polsek Cianjur, Polres Cianjur, Jawa Barat ini mengalami kerusakan cukup parah, dimana genting rumah runtuh, bagian depan rumah roboh dan kamar-kamar rusak parah.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, meskipun ikut menjadi korban gempa Cianjur, Aiptu Reni tetap menjalankan tugasnya sebagai Bhabinkamtibmas di wilayah Kelurahan Bojong Herang, Cianjur, Jawa Barat.


"Anggota Polri yang merupakan Polwan tetap menjalankan tugasnya sebagai Bhabinkamtibmas meskipun rumahnya juga hancur karena gempa," kata Dedi, Senin (28/11).

Dedi menuturkan, apa yang dilakukan Aiptu Reni adalah bentuk pengabdiannya sebagai anggota Polri yaitu memberikan pelayanan dan pengayoman kepada masyarakat.

Kata Dedi, apa yang dilakukan Aiptu Reni sebagai bukti dedikasi anggota Polri yang konsisten memberikan pelayanan dan pengayoman kepada masyarakat.

Dalam menjalankan tugas sebagai Bhabinkamtibmas, Aiptu Reni tetap membantu para korban di pengungsian dan menghibur anak-anak yang menjadi korban gempa.

Diceritakan Dedi, Aiptu Reni menginginkan warganya tetap merasa aman dan nyaman pasca gempa di pengungsian.

"Ia juga ingin memulihkan psikologi anak-anak yang menjadi korban gempa dan berharap semuanya kembali pulih," katanya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya