Berita

Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani/RMOL

Politik

Berkilah Soal "Izin Tempur", Benny Rhamdani: Video Belum Utuh

SENIN, 28 NOVEMBER 2022 | 15:07 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani mengklarifikasi pernyataannya “minta izin tempur” dengan pihak-pihak yang berbeda pandangan dengan Presiden Joko Widodo di acara Relawan Jokowi.

Benny berdalih ucapannya yang viral di media sosial tersebut belum utuh.

“Saya yakin video itu adl video yang tidak utuh, kalau utuh kan seharusnya keseluruhan dong, dari mulai pertama sampai selesai kurang lebih 40 menit harusnya dimuat secara utuh,” kata Benny kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (28/11).


Sebab, kata dia, dalam acara Relawan Jokowi tersebut tidak hanya dirinya yang menyampaikan masukan saran hingga usulan ke Presiden Jokowi.

“Acara itu adalah acara pertemuan di sela-sela menjelang acara GBK santai, ramah tamah, dan bukan acara tertutup lah," ujarnya.

"Mumpung ada kesempatan pimpinan relawan bertemu dengan presiden sebelum acara dimulai, seperti biasa dan sudah banyak kali dilakukan itu adalah kesempatan kita menyampaikan pandangan, harapan,” imbuhnya.

Atas dasar itu, Benny menjelaskan bahwa dirinya menyampaikan kondisi kebangsaan pasca Pilpres 2019. Lalu ia menyebut berharap tidak ada lagi rivalitas pasca Pilpres.

“Dengan bergabungnya Prabowo Sandiaga Uno ke pemerintahan Pak Jokowi, itu adalah akhir dari sebuah rivalitas politik pilpres,” kata dia.

Seharusnya, klaim Benny, tidak hanya simbolisasi Prabowo dan Sandiaga Uno bergabung ke pemerintah. Tetapi, seluruh pendukung baik pendukung militan, pendukung ideologis, harusnya bersama-sama mengikuti jejak Prabowo dan Sandiaga Uno, bahu membahu untuk membangun negara.

“Dengan memberikan dukungan atas program-program perintah yang dilakukan oleh Presiden Jokowi,” pungkasnya.

Video Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani soal ajakan perang kepada mereka yang bersebrangan dengan Joko Widodo viral di media sosial.

Video berdurasi 49 detik ini memperlihatkan Benny tengah menyampaikan pendapatnya di hadapan Presiden Jokowi disela acara Nusantara Bersatu di Gelora Bung Karno, Sabtu kemarin (26/11).

“Kita gemas pak ingin melawan mereka. Kalau mau tempur di lapangan kita lebih banyak. Nah kalau bapak tidak mengizinkan kita tempur di lapangan makanya penegakkan hukum yang harus (dipakai),” kata Benny dalam video itu.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya