Berita

Anggota Bawaslu RI Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa, Totok Haryono/Ist

Politik

Proses Seleksi Panwascam Diadukan ke DKPP, Bawaslu: Nanti Kita Buktikan

MINGGU, 27 NOVEMBER 2022 | 01:59 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Aduan soal dugaan kecurangan dalam proses seleksi panitia pengawasan kecamatan (panwascam) ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) bakal dibuktikan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI dalam proses yang akan berjalan.

Hal tersebut disampaikan anggota Bawaslu RI Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa, Totok Haryono, saat ditemui usai membuka Rapat Koordinasi Bawaslu dengan Media di Kota Batu, Jawa Timur, Sabtu (26/11).

Totok mulanya menyatakan, sampai saat ini 28 aduan yang dilaporkan ke DKPP sifatnya baru sekadar pemberitahuan saja.


"Bahwa ada 28 proses seleksi (panwas) kecamatan, tapi dari laporan apakah anggota masih melakukan tindakan yang benar?" ujar Totok.

Dia mengklaim, anggota Bawaslu daerah yang mengurusi proses seleksi panwascam mengaku telah melakukan dengan benar semua kerja-kerja seleksi tersebut.

"Sesuai dengan arahan, dengan pimpinan. Kami percayai dong pastinya dengan struktur kita," sambungnya menegaskan.

Maka dari itu, Totok tak mempersoalkan proses hukum etik yang akan dijalankan DKPP nanti terkait laporan yang menyebutkan ada PNS atau anggota parpol yang lolos menjadi panwascam itu.

Namun, dirinya meminta agar prosesnya bisa dilakukan secara terang benderang, transparan, dan pihak Bawaslu diberikan kesempatan untuk mengklarifikasi.

"Kalau salah berikan sanksi untuk jadi pembelajaran. 'Hei jangan main-main Bawaslu, kamu jangan makan duit rakyat'," katanya mencontohkan.

"Apakah berbohong? Nanti kita buktikan di DKPP, biar rakyat tahu, Inilah asas keterbukaan kita," tandas Totok.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya