Berita

Bantuan logistik untuk korban gempa di Cianjur terus dilakukan BNPB/Ist

Nusantara

BNPB Distribusikan Logistik hingga Tenda ke Daerah Terdampak Gempa di Cianjur

SABTU, 26 NOVEMBER 2022 | 23:32 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Penanganan gempa bumi dengan magnitudo 5,6 di Cianjur, Jawa Barat, terus dilakukan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Salah satunya memastikan terpenuhinya kebutuhan pokok dan perlengkapan bagi warga terdampak.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menerangkan, pada hari keenam penanganan darurat pascagempa, BNPB terus membantu logistik dalam mendukung kebutuhan warga terdampak.

Dia menyebutkan, bantuan-bantuan tersebut berupa makanan dan nonmakanan yang sudah diserehkan langsung oleh Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, saat mengunjungi lokasi terdampak gempa di Cianjur, Jumat (25/11).


"Bantuan yang didistribusikan berupa sembako sebanyak 3.000 paket, selimut 6.000 lembar, matras 5.000, air garam 500, hygiene kits 1.000, kasur 500, velbed 275, tenda pengungsi ukuran 2 x 2 m, 200 set, dan genset 10," ujar Abdul Muhari dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (26/11).

Namun per hari ini, Suharyanto menuturkan, BNPB kembali mengirimkan dan mendistribusikan bantuan logistik berupa tenda pengungsi sebanyak 30 unit, tenda gulung 1.000, sembako 2.000 paket, selimut 5.000, matras 5.000, dan hygiene kits 2.000.

"Hari ini Kepala BNPB juga mengantarkan langsung paket-paket logistik berupa makanan siap saji untuk keluarga untuk 3 hari serta selimut dan matras," urai Abdul Muhari.

"Paket-paket logistik keluarga ini didistribusikan menggunakan motor berjumlah 50 unit yang bisa melakukan pengantaran hingga 3 sortir per hari," sambungnya.

Usai penyerahan bantuan, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengungkapkan, terdapat distribusi logistik yang dilakukan timnya ke daerah pedalaman.

"Yakni dengan menggunakan motor, diarahkan untuk menjangkau titik-titik yang sulit ditempuh menggunakan mobil," ucapnya.

"Ke depan kita benar-benar bisa memastikan bahwa kebutuhan warga terpenuhi," ucap Suharyanto menambahkan.

Adapun Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB melaporkan per Jumat (25/11) pukul 18.00 WIB, terdapat 73.525 jiwa mengungsi dan tersebar di 16 kecamatan.

Terkait target pencarian korban hilang, Suharyanto menegaskan akan mencari sampai orang yang terdata hilang berhasil ditemukan.

"Sampai orang terakhir, tidak ada penurunan semangat, kekuatan, sarana prasarana, karena keselamatan rakyat untuk hukum tertinggi," pungkasnya.

BNPB Alokasikan Tenda untuk Penanganan Medis di Cianjur

Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, juga menyampaikan bantuan lain yang dikirim BNPB adalah 12 tenda untuk mendukung penanganan medis di dua rumah sakit di Cianjur.

"Yaitu Rumah Sakit Umum Daerah Sayang Cianjur sembilan tenda dan Rumah Sakit Dr. Hafiz Cianjur sebanyak tiga tenda serta dilengkapi dengan toilet portable," ungkapnya.

Tenda tersebut, lanjut Abdul Muhari, dipergunakan untuk keperluan Unit Gawat Darurat, Intensive Care Unit, penanganan kebidanan, rawat inap pria dan rawat inap wanita, serta perawatan umum.

"Pengerahan tenda BNPB akan terus dilakukan untuk kebutuhan penanganan bencana di Cianjur lainnya, seperti tenda pengungsian, tenda relawan, tenda logistik dan untuk penanganan medis," tutupnya.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Changhong Perpanjang Garansi Produk Elektronik hingga 25 Tahun, Ini Rinciannya

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:22

Tim Satgas Hanura Mulai Safari Panaskan Mesin Partai Menuju Pemilu 2026

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:58

Jangan Cuma Pembeli, Indonesia harus jadi Pusat Ekonomi Syariah Dunia

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:51

Bank Lokal Tumbuh Pesat, Citi Pilih Tinggalkan Bisnis Ritel Global

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:38

Investasi Danantara Jadi Kunci Serap Tenaga Kerja

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:47

Seskab Teddy Tiga Besar Jajaran Menteri dengan Kinerja Terbaik

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:14

Elite PBNU Sibuk Urus Tambang, Gagal Pimpin Jam'iyah

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:30

Banteng Jakarta FC Bidik Juara Soekarno Cup 2026

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:26

30 Eks Bankir Citibank Wariskan Pelajaran Karier Lewat Buku Growing with Purpose

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:50

Besok, Dishub DKI Jakarta Launching 3 Terobosan Mobilitas Warga

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:18

Selengkapnya