Berita

Baku tembak terjadi antara warga Afghanistan dan penduduk suku di distrik Kurram di Khyber-Pakhtunkhwa/Net

Dunia

Bentrokan di Perbatasan Afghanistan, Tiga Tentara Terluka

SENIN, 21 NOVEMBER 2022 | 13:49 WIB | LAPORAN: ABDUL MANSOOR HASSAN ZADA

Baku tembak terjadi antara warga Afghanistan dan penduduk di distrik suku Kurram di Khyber-Pakhtunkhwa (K-P) pada Minggu (20/11).

Menurut pemimpin suku Turi-Bangash dan saksi mata, keributa nitu dipicu oleh sengketa pembangunan jalan, di mana sehari sebelumnya warga Afghanistan mencoba membangun jalan secara ilegal di daerah Kharlachi di distrik Kurram di perbatasan Pakistan.

Itu membuat penduduk marah dan mencoba menghentikan mereka membangun jalan di tanah pertanian mereka.


Orang-orang Afghanistan kemudian menembakkan mortir di dalam Kharlachi, Borki, dan wilayah lainnya di daerah itu, melukai delapan orang, termasuk dua anak dan tiga tentara.

Bukannya berhenti, orang Afghanistan pada Minggu malah memindahkan dua ekskavator untuk melanjutkan pembangunan di titik yang sama di mana permusuhan dimulai.

Mereka yang terluka kemudian dirawat di rumah sakit militer terdekat.

Dalam sebuah pernyataan di Twitter, Menteri Sumber Daya Manusia Sajid Turi mengutuk orang Afghanistan yang melanggar perbatasan Pakistan di Kharlachi, kekejaman mereka dan penargetan penduduk sipil.

Dia menuntut segera diakhirinya pelanggaran ini. Dia mengatakan bahwa penduduk Kurram dan pasukan keamanan Pakistan sangat menyadari bagaimana melindungi tanah air mereka.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya