Berita

Polisi berjaga-jaga di tempat kejadian kerumunan Halloween yang mematikan di distrik Itaewon di Seoul/Net

Dunia

Polisi yang Jadi Tersangka Kasus Tragedi Haloween Itaewon Ditemukan Tewas di Rumahnya

SABTU, 12 NOVEMBER 2022 | 08:22 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Seorang petugas dari Kantor Polisi Yongsan, Korea Selatan, yang sedang diselidiki atas kasus Halloween yang mematikan ditemukan tewas di rumahnya di Seoul pada Jumat (11/11) waktu setempat.

Kantor berita Yonhap melaporkan, petugas bermarga Jeong (55) bertanggung jawab atas urusan intelijen di Kantor Polisi Yongsan yang meliputi Itaewon itu ditemukan sudah tak bernyawa  di rumahnya di Seoul oleh seorang anggota keluarga sekitar pukul 12:45.

Jeong telah menghadapi kecurigaan bahwa setelah tragedi itu ia memerintahkan penghapusan laporan intelijen internal yang memberikan peringatan sebelumnya tentang kemungkinan kecelakaan dalam acara Halloween. Upayanya itu  dicurigai untuk menutupi kelambanan aparat.


Tuduhan yang diajukan terhadapnya termasuk penyalahgunaan wewenang, penghancuran bukti, dan kelalaian profesional yang mengakibatkan kematian.

Jeong juga dilaporkan telah mengirim pesan seluler yang menyarankan bunuh diri kepada beberapa rekannya pada hari sebelumnya.

Polisi Korea Selatan telah menghadapi kritik pedas dari masyarakat atas pengawasan dan penanganan mereka terhadap tragedi yang menewaskan sedikitnya 156 orang pada 29 Oktober.

Kritik datang terutama setelah rilis transkrip panggilan darurat yang menunjukkan bahwa banyak orang yang membunyikan alarm bahaya yang akan segera terjadi dan telah meminta bantuan beberapa jam sebelum insiden terjadi.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya