Berita

Dunia

Ramai-ramai Ditinggalkan Senior Eksekutif, Elon Musk Beri Sinyal Twitter di Ambang Kebangkrutan

JUMAT, 11 NOVEMBER 2022 | 08:52 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Twitter kemungkinan berada dalam ambang kebangkrutan. Pemilik baru Twitter Elon Musk pada Kamis (10/11) mengadakan pertemuan dengan stafnya dan menyampaikan beberapa faktor yang membuat perusahaan itu oleng.

Dalam pertemuan yang berlangsung selama satu jam, Musk mengungkapkan bahwa dia belum sepenuhnya memahami liku-liku perusahaan tersebut, dan mendapati keuangan perusahaan ternyata berada dalam keadaan genting, dua minggu setelah ia membelinya seharga 44 miliar dolar AS, seperti dilaporkan Reuters.

Dia tidak yakin apakah situasi keuangan Twitter saat ini cukup kuat untuk mendukung perusahaan terus beroperasi. "Gambaran ekonomi ke depan sangat buruk" untuk Twitter, katanya dan bahwa perusahaan itu terlalu bergantung pada iklan.


"Perusahaan menjalankan arus kas negatif beberapa miliar dolar," kata Musk kepada karyawan, mengatakan bahwa dia menjual saham Tesla untuk "menyelamatkan" Twitter.

Musk juga mengungkapkan bahwa dua eksekutif kunci telah mengundurkan diri, yaitu Yoel Roth, kepala kepercayaan dan keselamatan perusahaan, dan Robin Wheeler, wakil presiden solusi klien AS.

Roth selama ini membagikan pembaruan rutin tentang upaya untuk memoderasi Twitter dan mencegah pelecehan serta masalah keamanan dan kepercayaan lainnya.

Wheeler telah mempelopori hubungan Twitter dengan pengiklan. Iklan adalah sumber pendapatan utama perusahaan, tetapi sejumlah perusahaan telah menarik iklan mereka dari Twitter di tengah gejolak sejak akuisisi Musk.

Roth dan Wheeler adalah pemimpin senior dan kunci perusahaan. Tetapi kini ereka berdua sudah pergi.

Sebelumnya, Kepala Petugas Keamanan Twitter Lea Kissner mentweet bahwa dia juga mengundurkan diri.

Komisi Perdagangan Federal AS mengatakan ia mengamati kemunduran Twitter dengan "keprihatinan mendalam". Pengunduran diri beberapa pejabat ini berpotensi menempatkan Twitter pada risiko melanggar perintah peraturan.

Selama pertemuan, Musk juga memperingatkan bahwa perusahaan mungkin kehilangan miliaran dolar tahun depan.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

Fakta Sidang Blueray Cargo: Kode BC1 Mengarah ke Djaka Budi Utama

Senin, 15 Juni 2026 | 18:15

Anak Buah Bahlil Irit Bicara Usai 7 Jam Diperiksa KPK

Senin, 15 Juni 2026 | 18:08

KPU Patok Anggaran Rp4,6 Triliun di Tahapan Awal Pemilu 2029

Senin, 15 Juni 2026 | 17:59

IHSG-Rupiah Menguat Sore Ini Usai AS-Iran Sepakat Damai

Senin, 15 Juni 2026 | 17:47

Demo Mahasiswa Ucapkan Selamat Atas Kegagalan Prabowo-Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 17:46

Wapres Gibran Terima Perwakilan Mahasiswa di Tengah Unjuk Rasa

Senin, 15 Juni 2026 | 17:23

Sifra Kejar Cita-cita di Sekolah Rakyat Demi Bantu Orang Tua Disabilitas

Senin, 15 Juni 2026 | 17:19

Demi Kepercayaan Masyarakat, Mahasiswa UBK Desak MBG Dihentikan

Senin, 15 Juni 2026 | 17:06

Komisi II DPR: KPU dan Bawaslu akan Tetap Eksis di 2027

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

DPR Minta Kejagung Tingkatkan Anggaran Perkara untuk Kejati dan Kejari

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

Selengkapnya