Berita

Colin Kahl/Net

Dunia

Antisipasi Serangan Amfibi China ke Taiwan, Pemerintah Biden Perlu Tingkatkan Kemampuan Perang Bawah Air

RABU, 09 NOVEMBER 2022 | 09:48 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Presiden Joe Biden didesak untuk memperkuat pencegahannya dalam rangka melawan ekspansi militer China di Indo-Pasifik.

Wakil Menteri Pertahanan AS untuk Kebijakan, Colin Kahl, menekankan hal itu saat menghadiri acara dialog di Brookings Institution pekan lalu.

"AS harus mengambil tindakan untuk menunjukkan bahwa kita dapat menembus gelembung pertahanan China," kata Kahl, seperti dikutip dari Taiwan News, Senin (7/11).


"Ini termasuk kemampuan perang bawah air, dimana Amerika sudah memiliki keunggulan teknologi," katanya.

Kahl mengatakan dia memperkirakan China akan meningkatkan tekanan terhadap Taiwan ketika pemimpin China Xi Jinping mempersiapkan militernya untuk kemungkinan serangan amfibi.

Pernyataan Kahl menunjuk adanya upaya Beijing untuk membangun lingkup pengaruh dengan mengirimkan pesawat militer di dekat wilayah udara internasional di mana AS dan sekutunya melakukan operasi.

"Ini dimaksudkan untuk menjadi preseden, sehingga dapat melakukan manuver militer di sekitar Taiwan dan di Samudra Pasifik tanpa banyak tekanan," kata Kahl, menambahkan bahwa tindakan ini berkontribusi pada ketegangan regional.

“Ini merupakan tantangan yang akan terus berkembang ke depan,” ujarnya.

Ia juga meminta AS dan sekutunya untuk lebih proaktif dalam membentuk persepsi musuh mereka tentang apa yang akan mereka lakukan dalam konflik atau keadaan darurat.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya