Berita

Ketua DPR RI dan Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani/Net

Politik

Terima Doktor Honoris Causa, Puan Dinilai Teruskan Legacy Bung Karno Rawat Hubungan Indonesia-Korsel

MINGGU, 06 NOVEMBER 2022 | 14:21 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pukyong National University (PKNU) memberikan gelar Doktor Honoris Causa bidang ilmu politik kepada Ketua DPR RI Puan Maharani, Busan, Korea Selatan. Puan akan dikukuhkan mendapatkan gelar kehormatan di College Theater PKNU, Senin besok (7/11).

Puan hadir bersama  Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri. Kedatangan Puan dan Megawati disambut oleh Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk Korea Selatan, Gandi Sulistiyanto.

Gandi pun menyatakan, Puan akan menjadi penerus trah Soekarno dalam merawat hubungan baik masyarakat Indonesia dengan Korea Selatan. Seperti diketahui, hubungan presiden RI pertama itu dengan Korea terjalin sangat erat.


“Bung Karno sangat dihormati bangsa Korea. Legacy yang ditinggalkan Bung Karno diteruskan oleh Bu Mega, dan sekarang Bu Puan akan melanjutkannya,” kata Gandi.

Gandi menceritakan ihwal keluarga Soekarno tak hanya dihormati oleh Korea Selatan tapi juga oleh Korea Utara. Hal ini lantaran Bung Karno semasa hidupnya cukup dekat dengan pendiri Korea Utara, Kim Il-Sung.

“Bu Mega di Korea itu ditokohkan, karena beliau dianggap bisa menjadi jembatan antara Korea Selatan dan Korea Utara. Bu Mega dianggap sebagai tokoh perdamaian,” katanya.

Megawati pernah menjadi utusan khusus Presiden Korea Selatan untuk ke Korea Utara dalam menjalankan diplomasi perdamaian. Gandi menyebut, Megawati sering menyampaikan pesan dari Korea Selatan ke Korea Utara.

“Bu Mega bisa dengan mudah masuk Korea Utara membantu sebagai komunikator. Tidak semua kepala negara lain bisa begitu. Legacy keluarga Soekarno di sini adalah jembatan antara Korea Utara dan Selatan, walaupun tidak mudah,” terangnya.

Berkat diplomasi perdamaian yang dilakukannya, Megawati mendapat gelar profesor kehormatan dari Seoul Institute of the Arts (SIA). Megawati juga menerima gelar doktor honoris causa dari beberapa universitas di Korea.

Oleh karenanya, pemberian gelar Doktor Honoris Causa dari PKNU untuk Puan dinilai akan mempererat hubungan Indonesia dengan Korea Selatan. Pemberian gelar kehormatan itu pun akan membuka lebar kerja sama pendidikan kedua negara.

Gandi menilai, Indonesia harus memanfaatkan kondisi tersebut. Selain di bidang ekonomi, kerja sama bidang pendidikan antara Indonesia dan Korea Selatan perlu ditingkatkan sehingga kemungkinan adanya transfer teknologi semakin besar.

“Indonesia dan Korea Selatan saling membutuhkan. Kemajuan ekonomi Korsel membutuhkan pasar Indonesia. Indonesia butuh transfer teknologi. Sementara Korsel butuh tenaga-tenaga kerja Indonesia mengingat Korsel masuk periode aging population,” demikian Gandi.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Setelah 19 Kapolda Berganti, Apa yang Berubah bagi Masyarakat?

Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:19

King Indo Sah Jadi Raja ASEAN Usai Geprek Thailand 4-2

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:54

Jika Gugatan Denny Indrayana Cs Diterima MK Tak Otomatis Gibran Lengser

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:33

Ada Beking Politik, Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Jaksinema Bakal Jadi Mesin Baru Ekonomi Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:55

Bonus Timnas Indonesia Diatur Ketum PSSI

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:38

Nasib Gibran di Tangan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:19

Tak Mudah Pecat Gibran Meski Gugatan Denny Indrayana Cs Dikabulkan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:28

Festival Indonesia 2026 Perkuat Diplomasi Budaya Jakarta-Seoul

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:03

Jakarta Butuh Regulasi Parkir Valet

Selasa, 06 Oktober 2026 | 02:23

Selengkapnya