Berita

Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM), Iwan Sumule/Net

Politik

Esemka Sudah Dipesan 6.000 Unit, Iwan Sumule: Kebohongan Publik Paling Fenomenal yang Dilakukan Presiden

KAMIS, 03 NOVEMBER 2022 | 17:28 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Mobil Esemka yang diklaim sudah dipesan enam ribu unit pada 2012 lalu dianggap sebagai sebuah kebohongan publik paling fenomenal yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo.

Hal itu diungkit oleh Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM), Iwan Sumule dalam postingan di akun Twitternya @Ketum ProDEMnew yang berisi tulisan serta foto hasil tangkapan layar sebuah pemberitaan yang berjudul "Esemka Sudah Dipesan 6.000 Unit" pada 25 Februari 2012.

"Kebohongan publik paling fenomenal yang dilakukan presiden. Tentu akan dikenang sepanjang masa Republik," ujar Iwan saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Kamis sore (3/11).


Menurut Iwan, Presiden Jokowi sudah sepatutnya diadili, dan dimintai pertanggungjawaban dari berbagai persoalan, termasuk persoalan korupsi dan lainnya.

"He must be removed immediately or Indonesia is getting worse. Iya gak sih?" pungkas Iwan.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya