Berita

Ilustrasi Golkar/Net

Politik

Temuan Survei Terbaru LSI Denny JA, Dukungan Publik untuk PDIP dan Golkar Tertinggi

SELASA, 01 NOVEMBER 2022 | 20:46 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Golongan Karya (Golkar) menempati urutan teratas dari partai politik yang ada. PDIP dan Golkar menjadi Parpol yang mendapat dukungan di atas 10 persen.

Begitu potret hasil survei terbaru LSI Denny JA  tentang “Partai Politik dan Peetumbuhan Pro Syariat Islam”.    

“PDIP dan Golkar memimpin. Kedua partai ini sudah mendapatkan dukungan di atas 10 persen. Sedangkan partai lainnya masih di bawah 10 persen,” ujar Direktur CPA LSI Denny JA, Ade Mulyana dalam keterangannya, Selasa (1/11).


Ade mengungkapkan, jika pemilu dilakukan pada saat survei dilakukan, PDIP mendapatkan dukungan sebesar 20,9 persen dan Golkar mendapatkan dukungan sebesar 14,5 persen.

Sementara, di urutan ketiga ada Partai Gerindra dengan dukungan sebesar 9,8 persen. Selanjutnya ada PKS dengan dukungan sebesar 8,3 persen, PKB dengan dukungan sebesar 5,9 persen, Partai Demokrat dengan dukungan sebesar 5,4 persen.

“Partai-partai lainnya dukungannya masih di bawah 4 persen,” urainya.

Ade menambahkan, jika dibandingkan dengan persentase perolehan kursi pileg 2019, hanya PDIP dan Golkar partai yang pernah menang pemilu yang perolehannya mendekati suara Pileg 2019.

PDIP pada saat Pileg 2019 mendapatkan persentase kursi sebesar 22.6 persen, saat ini berada pada level dukungan 20,9 persen.

Sementara Golkar pada saat Pileg 2019 mendapatkan persentase kursi sebesar 14,78 persen, saat ini pada level dukungan 14,5 persen.

“Partai Demokrat yang pernah menang Pileg pada tahun 2009, saat ini berada pada level dukungan 5,4 persen. Pada Pileg 2019 yang lalu, persentase kursi Demokrat mencapai 9,39 persen,” demikian Ade Mulyana.

Survei LSI Denny JA ini digelar pada medio 11-20 September 2022 dengan menggunakan metodologi multi stage random sampling dari 1200 responden.

Adapun, teknik pengumpulan data melalui Wawancara Tatap Muka dengan menggunakan kuesioner dan margin of error (MoE) ± 2.9 persen.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya