Berita

Ketua DPD KNPI Jakarta, Ronny Bara Pratama (kiri) menyoroti tragedi Kanjuruhan/Net

Politik

KNPI DKI Dorong Tragedi Kanjuruhan Diinvestigasi Menyeluruh

SELASA, 04 OKTOBER 2022 | 12:15 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Tragedi Kanjuruhan yang telah menelan seratusan korban jiwa turut disorot Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) DKI Jakarta.

Ketua DPD KNPI Jakarta, Ronny Bara Pratama meminta peristiwa yang terjadi setelah pertandingan antara Arema FC dan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu malam (1/10) itu diinvestigasi menyeluruh.

Investigasi penting agar mengetahui duduk perkaran dan menghindari kejadian serupa terulang di kemudian hari.


"Ini bicara soal nyawa manusia, perlu investigasi serta evaluasi yang serius sehingga semua pihak dapat mawas diri dan berbenah dalam mengelola sepak bola Indonesia," tegas Ronny dalam keterangan tertulisnya, Selasa (4/10).

Ronny mengamati, peristiwa yang telah menelan korban jiwa mencapai 125 sebagaimana data yang dirilis Polri itu tak lepas dari tindakan pro kotra aparat melepaskan tembakan gas air mata saat kejadian.

"Aparat menggunakan gas air mata yang tembakan ke para suporter adalah tindakan keliru dan menyalahi aturan FIFA. Aparat kepolisian harusnya memahami itu," jelasnya.

Oleh karenanya, investigasi menyeluruh penting dilakukan dalam kasus tersebut. Di sisi lain, ia turut menyampaikan rasa duka mendalam atas tragedi Kanjuruhan.

"Saya sangat sedih dan turut berdukan cita atas meninggalnya saudara-saudara kita, dan doa yang paling paling baik saya sampaikan semoga seluruh almarhum dan almarhumah husnul khatimah," tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya