Berita

Kuasa Hukum Lukas Enembe, Aloysius Renwarin (kedua dari kiri)/RMOL

Hukum

Ungkap Riwayat Perjalanan ke Luar Negeri untuk Main Judi, MAKI Dipolisikan Kuasa Hukum Lukas Enembe

SENIN, 26 SEPTEMBER 2022 | 16:32 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman mengungkap 25 daftar riwayat perjalanan ke luar negeri Gubernur Papua Lukas Enembe untuk keperluan berjudi akan dilaporkan ke Mabes Polri.

Laporan itu akan dilayangkan oleh Kuasa Hukum Lukas Enembe, Aloysius Renwarin kepada wartawan di Kantor Perwakilan Provinsi Papua di Jakarta, Senin (26/9).

“MAKI kita akan lapor polisi dia (Koordinator MAKI Boyamin Saiman),” tegas Aloysius.


Menurut Aloysius, hasil investigasi MAKI itu hanya didasarkan dari laporan dari pihak lain. Itu menunjukkan bahwa MAKI tidak profesional.

“Hasil dia, hasil penyelidikan atau hasil investigasi. Dia hanya terima laporan dari orang, tidak profesional itu MAKI. Kami akan lapor dia,” katanya.

Aloysius menyatakan bahwa pihaknya sedang mengurus laporan tersebut dan segera dibawa ke Mabes Polri.  

“Jalan ini. Ke mabes polri,” pungkasnya.

Boyamin Saiman mengungkap 25 daftar riwayat perjalanan ke luar negeri Gubernur Papua Lukas Enembe.

Boyamin mengatakan, perjalanan itu berlangsung sejak Desember 2021 hingga Agustus 2022. Kebanyakan dilakukan untuk berjudi, meski sebagian untuk keperluan pengobatan Lukas.

“Emang ada berobatnya, tapi sebagian besar untuk judi,” kata Boyamin, Minggu (25/9).

Adapun sejumlah lokasi Lukas berjudi menurut Boyamin antara lain, Solaire Resort dan Casino, Entertainment City di Manila, Filipina; Casino Genting Highland di Malaysia, dan Hotel Crockford Sentosa di Singapura.

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) pun mengungkap adanya setoran tunai dari Lukas sebesar Rp 560 miliar ke kasino judi.

Dalam daftar riwayat perjalanan Lukas yang disodorkan Boyamin, Lukas bahkan sempat pergi ke Jerman. Namun, ia tidak mengetahui apakah itu untuk keperluan berobat.

“Saya punya dokumen di Singapura dia di bandara bisa berjalan kaki, di bandara Changi Singapura berjalan kaki bersama temannya,” kata Boyamin.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya