Berita

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono/Net

Politik

Klaim Pembangunan Infrastruktur Jokowi Tinggalan SBY, AHY Diingatkan Tidak Cari Simpati Rakyat dengan Jatuhkan Orang

SELASA, 20 SEPTEMBER 2022 | 15:34 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Klaim Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bahwa 70 persen pembangunan instruktur di era Joko Widodo adalah tinggalan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) merespons kritik dari banyak kalangan.

Merespons hal itu, tokoh muda Nahdlatul Ulama Ubaidillah Amin menyatakan sah saja mengklaim seperti itu dengan syarat AHY memiliki data dan fakta yang nyata di lapangan. Termasuk apakah, masyarakat merasakan klaim yang telah dilontarkan oleh putra sulung SBY itu.

Ia menyayangkan kalau pernyataan terbuka AHY hanya untuk kepentingan elektoral semata. Bagi Wakil Ketua Dewan Pembina HPN itu, gaya politik seolah teraniaya yang pernah dilakukan SBY tidak relevan untuk dikerjakan saat ini.


"Saya kira AHY harus belajar politik lagi dan benar-benar turun ke masyrakat, era-era gaya politik dizholimi dan seolah-olah teraniyaya sudah pernah dilakukan SBY di 2004," demikian kata Ubaidillah kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (20/9).

Ia pun melontarkan kritik kepada AHY untuk lebih serius lagi belajar berpolitik. Ia menyayangkan jika pensiunan Mayor TNI itu memilih menggunakan gaya politik mengambil simpati rakyat dengan menjatuhkan orang lain.

"Mas Agus kalau mau jadi presiden jangan mencari simpati rakyat dengan menjatuhkan atau memfitnah orang, sudah tidak zamannya," jelas Pengurus Lembaga Falakiyah PBNU ini.

Dalam pandangan Ubaidillah, saat ini masyarakat Indonesia sudah cerdas, sehingga tidak akan bisa diprovokasi dengan gaya politik tanpa berbasis fakta yang kuat.

"Masyarakat sekarang sudah cerdas tidak bisa diprovokasi oleh orang yang bernafsu berkuasa tetapi tidak memiliki kapasitas untuk itu," pungkasnya.

Sebelumnya, AHY mengatakan keherannya terhadap pemerintahan Jokowi yang tidak secara terbuka mengucapkan terima kasih pada SBY. Padahal, versi AHY, 70-80 persen pembangunan infrastrukur era Jokowi adalah peninggalan SBY dan hanya menggunting pita saja.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya