Berita

Airlangga Hartarto dan Anies Baswedan/Net

Politik

Golkar DKI: Anies Punya Peluang jadi Cawapres Airlangga Hartarto

SENIN, 19 SEPTEMBER 2022 | 20:37 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Meskipun Pemilihan Umum (Pemilu) baru akan digelar tahun 2024, namun saat ini sudah banyak tokoh politik yang mulai blak-blakan menyatakan siap untuk maju menjadi Calon Presiden (Capres). Salah satunya datang dari Anies Baswedan.

Menurut Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Basri Baco, sebagai warga negara Indonesia, Anies Baswedan memiliki hak untuk memilih dan dipilih.

Namun Ia menegaskan bahwa partai berlambang pohon beringin itu akan tetap mengusung Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto maju sebagai capres 2024.


"Bagi Golkar, Capres Airlangga Hartarto sudah harga mati. Siapa pun yang jadi cawapresnya Airlangga juga kewenangan DPP ," kata Baco saat berbincang dengan Kantor Berita RMOLJakarta, Senin (19/9).

Sekretaris DPD Golkar DKI Jakarta itu melanjutkan,  DPP Golkar pastinya akan  mengambil Cawapres yang terbaik dan bisa mendongkrak suara partai untuk bisa memang.

"Sebagai kader Golkar DKI tentu ya kita anggap Pak Anies juga punya peluang untuk bisa jadi cawapresnya Ketum Airlangga. Tergantung Komunikasi politiknya Pak Anies saja sekarang," ungkap Baco.

"Lobi-lobi politik harus segera dilakukan jika memang serius karena Pak Anies tidak punya Partai," tutup Basri Baco.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mulai blak-blakan menyatakan siap mencalonkan diri sebagai presiden pada Pemilu 2024 mendatang jika ada partai yang siap meminang dirinya untuk dijadikan Capres

“Saya siap mencalonkan diri sebagai presiden jika ada partai yang mencalonkan saya,” kata Anies kepada Reuters di Singapura, Kamis (15/9).

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya