Berita

PP HIMMAH surati Presiden Jokowi minta Abdullah Azwar Anas diganti sebagai MenPANRB/RMOL

Politik

Surati Presiden, PP HIMMAH Minta MenPANRB Diganti

SENIN, 12 SEPTEMBER 2022 | 20:07 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Surat terbuka dilayangkan Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (PP HIMMAH) kepada Presiden Joko Widodo. Surat itu berisi permintaan mencopot  Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB), Abdullah Azwar Anas.

Hal itu disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal PP HIMMAH, Novrizal Taufan Nur kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (12/9).

"Sekitar Pukul 12.00 WIB tadi secara resmi PP HIMMAH memberikan surat terbuka Kepada Presiden Joko Widodo minta evaluasi MenPANRB, Abdullah Azwar Anas terkait dengan dugaan skandal mesum dan berfoto dengan minuman keras," ujar Rizal.


Rizal menambahkan, Jokowi harus mengganti Abdullah Azwar Anas dari jabatan MenPANRB. Masih banyak anak bangsa yang berkompeten berakhlak mulia dan tidak memiliki skandal yang layak menjadi MenPANRB.

Pasalnya, dia menilai seharusnya orang yang ditaruh dalam urusan di bidang pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi untuk membantu Presiden dalam menyelenggarakan pemerintahan negara harus di pimpin orang yang memiliki track record baik, bukan memalukan seperti ini.

"Kita tidak mau seperti itu. Jelas-jelas ada dugaan skandal Abdullah Azwar Anas dan memamerkan diduga minuman keras, ini patut kita waspadai kedepan aagar tidak terjadi yang seperti ini," tambah Rizal

Terpisah, Ketua Umum PP HIMMAH Abdul Razak Nasution mebenarkan Surat Terbuka Terkait Pencopotan Abdullah Azwar Anas dsri jabatannya.

Menurut Razak, Abdullah Azwar Anas tidak layak dan diduga kangkangi UU 44/2008 tentang Pornograpi, pejabat yang mempertontonkan diduga foto dengan seorang wanita didalam mobil dan memamerkan minuman keras. Juga diduga melanggar UU ITE 11/2008.

"Negara Indonesia adalah Negara hukum yang berdasarkan pancasila dan menjunjung tinggi nilai-nilai moral, akhlak mulia, etika dan kepribadian luhur bangsa yang berdasarkan Ketuahanan Yang Maha Esa," tutupnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya