Berita

Forum 2045 saat bertemu elite Nasdem-PKS-Demokrat DI Yogyakarta/RMOL

Politik

Forum 2045 dan Elite Nasdem-PKS-Demokrat Bertemu, Bahas Kolaborasi Berkelanjutan

MINGGU, 11 SEPTEMBER 2022 | 17:43 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Para akademisi yang tergabung dalam Forum 2045 bertemu dengan pentolan tiga parpol yaitu Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Demokrat (PD), dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Pertemuan 19 gurubesar dari berbagai kampus ternama di Yogyakarta itu dihadiri pimpinan partai tingkat provinsi dan kabupaten kota se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan anggota-anggota perlemen yang mewakili Dapil DIY dari tiga parpol tersebut.

Ketua Forum 2045, Untoro Hariadi mengatakan bahwa kalangan akademisi maupun Parpol sama-sama memiliki concern untuk menyiapkan Indonesia menjadi lebih baik.


"Salah satu topik pembicaraan yang mengemuka adalah bagaimana kita melaksanakan restorasi kepemimpinan Indonesia guna menjawab berbagai tantangan bangsa ke depan,” ujarnya lewat keterangan tertulis, Minggu (11/9).

Para akademisi selama ini aktif melakukan kajian terkait tantangan bangsa di masa depan dan menghasilkan berbagai rekomendasi yang berguna bagi para pengambil kebijakan.

Pertemuan mereka dengan elite politik dimaksudkan untuk membahas bentuk-bentuk kolaborasi yang lebih kongkrit antara komunitas akademik (academic community) dan masyarakat politik (political society).

Gurubesar Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Dr. Chairil Anwar menyatakan, kelompok gurubesar menaruh harapan besar pada Parpol, karena Parpol memiliki peran penting dalam melahirkan kepemimpinan bangsa.

Meski demikian, kalangan akademisi prihatin dengan maraknya praktek politik berbiaya tinggi dalam proses melahirkan kepemimpinan di berbagai tingkatan.

“Apakah kita akan melanjutkan kecenderungan semacam ini, ataukah segera mencarikan jalan keluar sehingga proses regenerasi kepemimpinan berikutnya tidak lagi berbiaya mahal?,” ungkapnya.

Ketua DPW PKS DIY Agus Mas’udi mengakui bahwa praktek politik di Indonesia cenderung high cost. Karena itu, semua pihak harus mendorong upaya untuk mencari terobosan baru guna mengurangi biaya politik. Khususnya, dalam berbagai ajang kontestasi demokrasi yang bertujuan melahirkan kepemimpinan baru.

“Pada tahun 2024, regenerasi kepemimpinan bangsa harus disukseskan. Ini merupakan agenda penting yang harus didukung oleh segenap anggota masyarakat,” lanjutnya.

Anggota DPR RI dari Fraksi Nasdem, Subardi, yang turut hadir dalam pertemuan itu mengatakan, kegiatan dialog yang melibatkan kalangan Parpol dan akademisi berdampak positif bagi kedua belah pihak. Karena itu, ia mengusulkan agar jalinan kolaborasi antar keduanya dikelola secara berkelanjutan.

“Para pakar dari perguruan tinggi dapat menyampaikan pandangannya kepada kami, yang menjadi bahan berharga bagi kami dalam merumuskan kebijakan yang menyangkut hajat hidup orang banyak,” ujarnya.

Senada dengan Subardi, tokoh senior PD DIY, Hari Sebayang, menyatakan bahwa suplai gagasan dari kalangan akademisi dapat berperan meningkatkan wawasan para aktor politik serta meningkatkan kualitas sumberdaya manusia Parpol.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya