Berita

Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago/Net

Politik

Agar Tidak Karam, PPP Lebih Baik Segera Sudahi Kekisruhan Internal

JUMAT, 09 SEPTEMBER 2022 | 10:14 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sebaiknya segera menyudahi konflik internal yang terjadi justru menjelang Pemilu 2024. Sebab, kekisruhan internal akan mempengaruhi elektoral partai. Bahkan terancam karam.

Begitu disampaikan Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago, saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu di Jakarta, Jumat (8/9).

“Memang sebaiknya PPP harus segera konsolidasi menyelesaikan dualisme atau konflik yang ada di internal PPP,” kata Pangi.


“Karena kalau tidak diselesaikan sekarang, tidak tuntas, maka menjelang injury time Pemilu berkonflik, PPP berpotensi tidak lolos ambang batas parlemen 4 persen,” imbuhnya.

Menurut pengamat politik jebolan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini, jika PPP bisa menyelesaikan konflik internalnya yakni kepemimpinan Muhammad Mardiono dan Suharso Monoarfa, maka itu akan berdampak baik bagi parpol berlambang Kabah itu.

Karena PPP bisa solid dalam menghadapi Pemilu 2024 yang pasti akan sangat berat.

“Konsolidasi, soliditas itu penting menjelang pemilu. Kalau sekarang masih bisa, selesaikan sisa-sisa konflik yang ada agar tidak pecah,” demikian Pangi.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Dokumen dan BBE Usai Geledah Rumah Mewah Anggota Polri Yayat Sudrajat

Kamis, 10 September 2026 | 20:17

Pendalaman Fakta dan Penegakan Hukum Transparan Diperlukan di Kasus DJKA

Kamis, 10 September 2026 | 20:12

Tim 9 Kejagung Temukan Bukti Pemerasan Febrie di Kasus Jiwasraya

Kamis, 10 September 2026 | 20:05

Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Kamis, 10 September 2026 | 19:58

Waketum Golkar: Prabowo Konsisten Satukan Berbagai Warna Politik untuk Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 19:50

Rombak Ratusan Pejabat, Purbaya Minta Kemenkeu Bergerak Lebih Cepat

Kamis, 10 September 2026 | 19:40

Iwakum Dorong Pengerahan Maksimal Cari Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 | 19:31

Menyoal Kasus Dadan Cs, JMI: Jangan Ramai di Awal, Lalu Hilang di Tengah Jalan

Kamis, 10 September 2026 | 19:14

Polisi Siap Sikat Penimbun Masker di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 | 19:01

Pembagian 50:50 Kuota Haji Tambahan Ternyata Kebijakan Gus Yaqut

Kamis, 10 September 2026 | 18:45

Selengkapnya