Berita

Kepala Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Bandung, Bambang Ludiro (batik ungu)/RMOLJabar

Hukum

Jero Wacik Keluar Lapas Sukamiskin, Wajib Lapor hingga 21 November

JUMAT, 09 SEPTEMBER 2022 | 02:24 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Mantan Menteri Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) periode 2011-2014 dinyatakan bebas dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Sukamiskin.

Saat ini Politisi Demokrat itu masih akan menjalani Cuti Menjelang Bebas (CMB) sekitar satu bulan.

Kepala Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Bandung, Bambang Ludiro menegaskan bahwa Jero Wacik belum bebas secara murni. Pihak Bapas akan memantau segala aktivitasnya hingga 21 November mendatang.


"Jadi kurang lebih dua bulanan lah (pengawasan)," demikian kata Bambang seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJabar, Kamis (8/9).

Selama masa CMB, Jero Wacik belum bisa beraktivitas seperti masyarakat biasa. Beberapa hal pun harus ditempuh Jero Wacik sebelum benar-benar dinyatakan bebas secara murni. Jero Wacik diwajibkan lapor sebulan sekali dengan berstatus CMB.

"Sebelum bebas murni dia cuti menjelang bebas dalam pengawasan PK (Pembimbing Kemasyarakatan) di Bapas Bandung," sambungnya.

Lebih lanjut, kata Bambang, wajib lapor harus dilakukan ke Bapas Bandung. Jika hal ini tidak dilakukan maka pihak Bapas melalui PK akan memberikan teguran dan menanyakan alasan ketidakhadiran Jero Wacik ke Bapas.

"Kalau sebulan sekali nggak melakukan lapor, biasanya saya perintahkan untuk mengkomunikasikan ada apa. Tapi paling tidak pada saat nanti tanggal 21 November 2022 ini, harus datang," kata dia.

Saat ditanya soal remisi yang didapat Jero Wacik, Bambang mengaku tidak bisa memberikan jawaban pasti karena di luar kewenangan pihaknya. Namun, dari data yang dimiliki Bapas, Jero Wacik hanya mendapatkan remisi sekitar enam bulan.

"Sebetulnya dua pertiga dari masa pidananya (enam bulan), kurang lebih tujuh tahun (masa tahanan Jero Wacik)," pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya