Berita

Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani saat menunggangi kuda kesayangan Prabowo Subianto/Ist

Politik

Prabowo: Saya Merasa Sangat Dekat dengan Bu Puan dan Ibu Megawati

SENIN, 05 SEPTEMBER 2022 | 04:57 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pertemuan antara Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, membuahkan hasil kesepakatan untuk senantiasa membangun komunikasi politik demi kepentingan bangsa.

Kesepakatan tersebut terjalin usai Puan dan Prabowo berkuda dan makan bersama. Dalam pertemuan itu, sempat dilakukan diskusi empat mata antara Ketua DPR RI perempuan pertama Indonesia itu dengan pria yang kali ini menjabat sebagai Menteri Pertahanan itu.

“Jadi saya kira konklusi yang paling jelas adalah kita bertekat untuk melanjutkan komunikasi politik dengan terus-menerus, dengan terbuka, dengan apa adanya,” kata Prabowo di lokasi, Minggu (4/9).


Prabowo mengatakan, pertemuan itu adalah awal memasuki musim politik yang akan datang. Oleh karena itu, ia akan terus membangun komunikasi dengan PDI-P dengan tujuan untuk kepentingan persatuan dan gotong royong antar anak bangsa.

“Bagi kita, apapun demi kebaikan bangsa dan negara kami siap melaksanakan," ucap Prabowo.

Prabowo pun mengatakan bahwa kesepakatan untuk terus berkomunikasi dengan baik ini adalah untuk melanjutkan persahabatan dan hubungan kekeluargaan.

Prabowo membeberkan hubungannya dengan keluarga Puan sudah terjalin baik sejak lama. "Lebih dari itu sebetulnya saya merasa sangat dekat dengan Ibu Puan dan Ibu Megawati Soekarnoputri, juga Pak Taufiq Kiemas," kata Prabowo.

Prabowo mengatakan, kedekatannya itu sudah turun-temurun tiga generasi termasuk dengan keluarga Megawati. Dengan demikian, kata Prabowo pertemuannya dengan Puan adalah bukan pertemuan baru.

“Orang tua saya juga dekat sama orang tua Ibu Mega dan seterusnya, kakek saya juga dekat dengan Bung Karno,” ucap Prabowo.

“Bahwa kita juga sekarang harus memikul tanggung jawab politik di partai masing-masing membuat hubungan kita lebih mudah, lebih cair," lanjutnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya