Berita

Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto/Net

Politik

PKS: Akurasi DTKS Bermasalah, BLT Bukan Solusi Kenaikan Harga BBM

MINGGU, 04 SEPTEMBER 2022 | 23:58 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Bantuan langsung tunai (BLT) yang disiapkan pemerintah bukan solusi terbaik untuk menyelatkan masyarakat dari dampak ekonomi akibat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang baru saja diumumkan pemerintah.

Secara teknis, dikatakan anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto, BLT adalah jaring pengaman yang diberikan pada masyarakat yang benar-benar terdata sebagai orang miskin di Indonesia.
 
"BLT yang diberikan tersebut untuk the bottom of pyramide (orang miskin terbawah)," kata Mulyanto kepada wartawan, Minggu (4/9).


Tetapi, kata legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, kenaikan harga BBM akan berdampak luas. Bahkan, akan memunculkan kelompok miskin baru dari kelas menengah saat ini.

"Sementara dengan bergesernya garis kemiskinan, karena kenaikan harga bbm bersubsidi, maka akan muncul orang miskin baru," terangnya.

Selain itu, lanjutnya, ada juga masalah pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang dikhawatirkan akan membuat penyaluran BLT bermasalah dan tidak tepat sasarna.
 
"Belum lagi terkait akurasi data DTKS yang dipertanyakan BPK bahkan KPK. Termasuk kasus bocornya dana BLT karena fraud," tandasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya