Berita

Puan Maharani dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekernoputri/Net

Politik

Soal Omongan Puan Ada Lagi Presiden Perempuan, Pengamat: Rencana yang Terukur, Bukan Omong Kosong

JUMAT, 26 AGUSTUS 2022 | 16:32 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pernyataan Ketua DPR RI Puan Maharani yang menyinggung akan ada Presiden perempuan pada Pilpres 2024 bukan sekadar omong kosong. Sebab, PDIP satu-satunya partai yang sudah mempunyai tiket untuk mengusung capres tanpa harus berkoalisi di pemilu nanti.

Demikian disampaikan Founder Lembaga Survei KedaiKOPI Hendri Satrio saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu di Jakarta, Jumat (26/8).  

“Jadi, kalau dikatakan InsyaAllah 2024 ada lagi Presiden Perempuan itu bukan sedang omong kosong. Memang itu harapan yang terukur,” kata Hensat, sapaan akrab Hendri Satrio.


Menurut Dosen Universitas Paramadina ini, gerakan Puan Maharani yang belakangan mulai tampil di ranah politik menjelang Pemilu 2024 dinilai wajar. Sebab, Puan yang adalah Ketua DPP PDIP Bidang Politik dan Keamanan diberikan tugas dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk berkomunikasi ke parpol-parpol lain.

“Wajar kalau Mbak Puan tampil,” ucap Hensat.

Di sisi lain, Megawati Soekarnoputri pun sudah memberikan kode mengenai pemimpin perempuan dalam hal ini Ratu Kalinyamat. Megawati mengusulkan Ratu Kalinyamat sebagai Pahlawan Maritim Nusantara di acara TNI Angkatan Laut di geladak KRI Dewaruci, Jakarta, pada Kamis lalu (11/8).

“Kode tentang pemimpin perempuan ini yang melontarkan Ibu Mega, tentang pemimpin perempuan lewat kode Ratu Kalinyamat. Jadi, kalau dikatakan InsyaAllah 2024 ada lagi Presiden Perempuan itu bukan sedang omong kosong. Memang itu rencana yang terukur,” demikian Hensat.

Sebelumnya, Ketua DPR RI sekaligus Ketua DPP PDIP Puan Maharani memberi semangat kepada kader perempuan PDIP Lampung Selatan. Saat menemui kader PDIP tersebut Puan menyebut 2024 harus ada presiden perempuan, tetapi itu harus harus diiringi dengan perjuangan.

“Kalau satu perempuan punya cita-cita mendapat posisi di manapun dia berada, berarti perempuan lain pun pasti bisa. Di Lampung sudah banyak bupati perempuan. Kita juga punya banyak menteri perempuan, sudah ada wakil presiden perempuan, ada presiden perempuan," kata Puan di acara temu kader Srikandi PDIP digelar di GOR Way Handak, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (25/8).

"Artinya Insyaallah 2024 akan ada lagi kepala daerah perempuan, menteri perempuan, presiden perempuan juga akan ada lagi Insyaallah. Tapi semua itu harus dengan perjuangan," imbuhnya menegaskan.



Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya