Berita

Ilustrasi/Net

Presisi

Dua Polisi jadi Korban Penusukan Penadah Hasil Curanmor di Tangerang

SABTU, 20 AGUSTUS 2022 | 17:13 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Dua anggota Polsek Metro Tanah Abang dan dua orang warga sipil menjadi korban penusukan di Jalan Aryawangsakara, Kelurahan Uwung Jaya, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Banten, Kamis (18/8).

Penusukan dilakukan oleh pelaku penadah motor hasil curian (curanmor), yang melakukan penyerangan saat akan diamankan.

"Korban penusukan saat ini sedang mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Anisa Kota Tangerang, dan dua orang dirujuk ke RS Kramatjati," kata Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho dikutip Kantor Berita RMOLJakarta, Sabtu (20/8).


Dijelaskan Zain, awal mula kejadian penusukan terjadi saat tiga personil anggota reskrim dari Polsek Metro Tanah Abang, membawa tersangka curanmor berinisial MK untuk melakukan pengembangan.

Saat hendak melakukan pengembangan dan menangkap dua pelaku lainnya yakni DI dan S, anggota reskrim mendapat perlawanan dengan menggunakan pisau.

"Jadi, saat itu anggota hendak melakukan penangkapan terhadap 2 orang pelaku penadah berinisial DI dan S, namun pelaku DI melakukan perlawanan dengan langsung mencabut senjata jenis pisau sangkur dan melakukan penusukan secara membabi buta," ungkap Zain.

Akibat tusukan pisau tersebut, anggota Polri berinisial PH mengalami luka tusuk di bagian paha kanan dan BS tertusuk di bagian pundak kiri.

Sedangkan dua warga sipil, J mengalami luka sobek di bagian perut, dan TF mengalami tiga luka tusuk di perut.

Zain menyebut DI dan S msrupakan penadah barang curian yang diatut dalam pasal 480.

Saat ini ke-tiga pelaku, MK, DI, dan S untuk sementara diamankan di Polsek Jatiuwung untuk pengembangan lebih lanjut.

"Terhadap pelaku penusukan kami jerat dengan pasal 170 KUHP dan Pasal 2 ayat 1 UU Darurat 12/1951 tentang senjata tajam," demikian Zain.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Sidang 6 Agustus Bukan Kemenangan yang Dianulir

Jumat, 31 Juli 2026 | 04:05

Jakarta Libatkan Kawasan Aglomerasi dalam Lestarikan Budaya Betawi

Jumat, 31 Juli 2026 | 04:01

Pengurangan Timbulan Sampah Plastik Bisa Dimulai dari Pasar Tradisional

Jumat, 31 Juli 2026 | 03:44

Timnas Garuda Bidik Tiga Poin dari Timor Leste

Jumat, 31 Juli 2026 | 03:17

Hariman hingga Bursah Zarnubi Ramaikan Peluncuran Enam Buku Isti Nugroho

Jumat, 31 Juli 2026 | 03:00

Wakapolri-Wamenhut Konsolidasi Hadapi El Nino dan Karhutla

Jumat, 31 Juli 2026 | 02:23

Pembunuh Perempuan di Kamar Kos di Grogol Petamburan Dibekuk

Jumat, 31 Juli 2026 | 02:13

Fahira Idris Sodorkan Tujuh Rekomendasi Bangun Jakarta

Jumat, 31 Juli 2026 | 02:02

Kawasan Transmigrasi Harus Punya Daya Tarik Investasi

Jumat, 31 Juli 2026 | 01:39

Peluncuran Enam Buku

Jumat, 31 Juli 2026 | 01:28

Selengkapnya