Berita

Ilustrasi ruang kerja Megawati Soekarnoputri di BRIN/Net

Politik

BRIN Anggarkan Rp 6 M untuk Bangun Ruang Kerja Megawati, Fraksi PKS DPR: Sebaiknya Ditunda Dulu

SENIN, 18 JULI 2022 | 17:29 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Program renovasi ruang kerja Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Megawati Soekarnoputri, yang menghabiskan biaya hingga Rp 6,1 miliar menuai sejumlah kritikan. Di antaranya dari fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI.

Wakil Ketua Fraksi PKS, Mulyanto, menilai program tersebut sangat tidak pantas dilaksanakan karena menghabiskan biaya yang relatif besar. Seharusnya, anggaran BRIN sebesar itu digunakan untuk kegiatan riset yang hasilnya bermanfaat bagi masyarakat. Bukan untuk menyediakan "ruang tidur" bagi pimpinannya.

"Sebaiknya memang ditunda dulu kalau memang tidak mendesak. Mengingat kondisi keuangan negara yang terbatas. Ketua dan anggota Dewan Pengarah BRIN ini kan umumnya adalah tokoh atau pejabat di lembaga lain, yang sudah memiliki ruang kerja,” tegas Mulyanto dalam keterangannya di Jakarta, Senin (18/7).


Ditambahkan Mulyanto, yang dibutuhkan BRIN seharusnya adalah ruang pertemuan untuk mendiskusikan berbagai hal yang dapat bersifat co-working space.

“Jadi tidak perlu pengadaan baru," singgung Mulyanto.

Lebih lanjut, anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PKS ini menilai angka Rp6 miliar untuk renovasi ruang kerja tersebut cukup fantastis. Mengingat kondisi keuangan negara saat ini sedang kembang-kempis akibat mensubsidi komoditas migas.

Mulyanto menyarankan, daripada untuk merenovasi ruang kerja lebih baik anggaran sebesar itu dipakai untuk kegiatan lain yang lebih penting.

"Dewan Pengarah harusnya memberikan arah yang bernas dan jitu bagi pengembangan riset dan teknologi di tanah air. Bukan malah menjadi beban baru bagi BRIN," tuturnya.

Mulyanto juga mengingatkan saat ini masih banyak kegiatan prioritas lain yang perlu dituntaskan BRIN. Misalnya proses penggabungan lembaga penelitian di berbagai kementerian yang masih belum selesai, soal administrasi pemindahan orang (peneliti), barang, laboratoriun, gedung, termasuk program dan anggaran, yang masih terlihat amburadul.

"Ini perlu diselesaikan dan ditata sampai tuntas," tegasnya.  

Ia menambahkan saat ini BRIN harus kerja keras untuk menyelesaikan Pekerjaan Rumah (PR) tersebut. Oleh karena itu, dibutuhkan komitmen dari seluruh pimpinan BRIN agar dapat mengejar ketertinggalannya.

Bukan justru menambah PR baru yang tidak dapat diselesaikan.

"BRIN membutuhkan orang yang mau kerja keras. Bukan orang yang mau leyeh-leyeh, duduk manis di ruang kerja yang mahal," pungkasnya.

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berencana merenovasi ruang kerja Dewan Pengarah BRIN di lantai 2 Gedung BJ Habibie, di Jalan Kampung Bali, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Untuk proyek renovasi itu BRIN menyiapkan anggaran hingga Rp6,1 miliar, termasuk biaya renovasi kamar tidur Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Dewan Pengarah BRIN.

”Perlu saya informasikan, biaya 6,1 miliar adalah biaya renovasi seluruh lantai 2 yang sebelumnya merupakan ruang kerja bekas Kepala BPPT,” kata Plt Kepala Biro Komunikasi Publik, Umum, dan Kesekretariatan (BKPUK) BRIN, Driszal Fryantoni, melalui keterangan tertulisnya, Minggu (17/7).

Driszal mengatakan, di lantai 2 itu sebelumnya memang sudah tersedia kamar tidur, kamar mandi, ruang makan, ruang tamu, ruang rapat, dan ruang kerja eks Kepala BPPT.

Nantinya setelah direnovasi, lantai 2 itu akan disulap menjadi ruang kerja untuk semua Dewan Pengarah yang berjumlah 10 orang.

“Bukan hanya untuk Ketua Dewan Pengarah,” tandasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya