Berita

Wakil Ketua DPR RI Bidang Korkesra, Muhaimin Iskandar/RMOL

Politik

Cak Imin Desak Pemerintah Cairkan Ganti Rugi Peternak Sapi Korban PMK

SABTU, 16 JULI 2022 | 11:40 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pemerintah diminta segera mengganti rugi sapi-sapi ternak yang dimusnahkan karena penyakit kuku dan mulut (PMK) yang dijanjikan sebesar Rp 10 juta per ekor.

Pasalnya, dana penggantian tersebut hingga kini belum jelas diberikan kepada peternak, sementara sejumlah peternak mengalami kredit macet.

“Kepastian ganti rugi dari pemerintah ini sangat penting karena akan memberikan harapan bagi para peternak yang sapinya mati akibat wabah penyakit PMK,” tegas Wakil Ketua DPR RI Bidang Korkesra, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin dalam keterangannya, Sabtu (16/7).


Cak Imin mendorong Pemda bersama Dinas Pertanian dan Peternakan melakukan pendataan terhadap peternak dan jumlah sapi yang akan diganti rugi akibat PMK. Dengan begitu, dapat dihitung jumlah dana yang diperlukan untuk membayar kerugian peternak.

”Menurut saya, pemerintah penting untuk mempertimbangkan pemberian relaksasi utang bagi peternak yang meminjam dana dalam rangka pengembangan atau investasi di peternakannya, mengingat penyebaran virus PMK ini berdampak secara langsung pada penghasilannya," sambungnya.

Di sisi lain, Ketua Umum PKB ini juga mndorong pemerintah mempercepat penanganan PMK, terutama pelaksanaan vaksinasi untuk memutus dan mencegah penyebaran virus tersebut dan mencegah kerugian peternak semakin membesar.

”Jangan sampai wabah ini terus berlangsung karena akan mengancam keberlanjutan bagi budi daya ternak sapi," tandasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya