Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Survei PPI: Mayoritas Masyarakat Indonesia Masih Memilih Presiden Berdasarkan Emosional

SELASA, 12 JULI 2022 | 18:01 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Mayoritas masyarakat Indonesia dalam memilih calon Presiden (capres) masih berdasarkan pada emosional atau psikologis ketimbang alasan rasional dan sosiologis.

Begitu temuan terbaru survei nasional Parameter Politik Indonesia (PPI) bertema “Hasil Survei Opini Publik Peta Politik Terkini Pilpres 2024” yang dirilis pada hari ini Selasa (12/7).

“Secara umum, masyarakat Indonesia masih memilih Presiden karena alasan yang bersifat emosional atau psikologis (52,7persen) dibanding alasan rasional (30,1persen) dan sosiologis (2,2persen),” kata Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno saat memaparkan hasil surveinya secara daring.


Menurut Pengamat Politik jebolan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini, hingga kini, bagi masyarakat Indonesia, citra, image dan ketokohan seorang capres 2024 relatif lebih penting dibanding program kerja yang bagus.

Karenanya, membangun dan menjaga citra baik di mata masyarakat harus menjadi prioritas utama bagi para capres 2024. Setelag itu, barulah bicara kapasitas dan kapabilitas.

“Faktor Emosional atau citra paling penting bagi masyarakat adalah berani, disiplin, dan tegas (9,7persen), merakyat (9,0persen) dan baik (8,4persen),” tuturnya.

“Faktor rasional yang mendominasi motif memilih presiden adalah kinerja terbukti (16,9persen) dan mampu memimpin (7,2persen). Ini berarti walau faktor citra mendominasi pilihan publik, namun rekam jejak kepemimpinan calon presiden juga menjadi salah satu perhatian pemilih,” sambungnya.

Sementara, masih kata Adi Prayitno, faktor sosiologis seperti agama, suku dan kedaerahan tampak tidak berpengaruh besar pada pilihan masyarakat.

Dalam survei ini, nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dipilih karena dianggap terbukti kinerjanya di Jateng (26,2persen), merakyat (24,4persen), baik orangnya (14,0persen).

Di susul Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dipilih karena karakter khas militernya yaitu berani dan tegas (39,1persen). Kemudian Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dipilih karena kinerja dan kepemiminannya dianggap baik di Jakarta (42,9persen) dan cerdas (10,1persen).

Survei PPI ini melibatkan 1.200 responden yang tersebar di seluruh Indonesia dan diambil menggunakan metode simple random sampling. Rentang umur responden adalah minimal mereka yang berusia 17 tahun atau sudah menikah.

Survei dilakukan pada 15-29 Juni 2022, dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error 2,9 persen.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya