Berita

Lambang BNPT/Net

Politik

Pendekatan BNPT Berbasis Pemberdayaan Diharapkan Bisa Sejahterakan Mantan Napiter

SENIN, 04 JULI 2022 | 15:13 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pendekatan deradikalisasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) yang mengutamakan pemberdayaan dan kesejahteraan mantan napi teroris (napiter) mendapat apresiasi dari Jaringan Mubaligh Muda Indonesia (Jammi).

Koordinator nasional Jammi, Irfaan Sanoesi memuji jurus BNPT memberdayakan mitra deradikasilasi atau mantan napiter dengan program pemberdayaan.

Dalam hal ini, Irfaan Sanoesi mengomentari peluncuran Kawasan Terpadu Nusantara (KTN) di Turen, Jawa Timur dan Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Akhir pekan lalu, KTN juga diluncurkan di lahan seluas 10 hektare di Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat.


“Jika sudah berdaya, maka nantinya program ini akan membawa kesejahteraan bagi mereka,” ujarnya kepada wartawan, Senin (4/7).

Program KTN merupakan bukti bahwa negara hadir dalam memperhatikan para mantan napiter. Artinya, negara tidak membiarkan dan menelantarkan mereka.

KTN Garut, sambungnya, merupakan bentuk kehadiran negara dalam proses deradikalisasi berbasiskan kesejahteraan. Keterlibatan banyak pihak merupakan penanda bahwa virus ini merupakan musuh bersama sehingga harus dilawan bersama.

“Dengan kehadiran KTN Garut, diharapkan semua pihak dapat merasakan manfaatnya terutama bagi para mitra atau mantan narapidana terorisme (napiter), agar mereka dapat berbaur serta diterima dengan baik oleh masyarakat umum,” ujarnya.

Di satu sisi, KTN yang dilaksanakan secara terukur, terencana, dan sistematis bisa dimanfaatkan sebagai area budidaya lebah madu, jagung, gula aren, alpukat dan juga sebagai objek pariwisata. Artinya, akan ada pemberdayaan bagi para napiter dan mitra deradikalisasi dalam membantu meningkatkan kesejahteraan mereka.

“Semoga KTN ini meminimalisir aksi-aksi teror dan mampu membendung paham-paham terorisme dan ekstrimisme di Indonesia,” pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya