Berita

Habib Rizieq Shihab/Net

Politik

FPI, PA 212, dan GNPF Ulama Serukan Umat Islam untuk Satu Komando ke Habib Rizieq Shihab Soal Pilpres 2024

KAMIS, 23 JUNI 2022 | 11:22 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Front Persaudaraan Islam (FPI), Persaudaraan Alumni (PA) 212, dan GNPF Ulama menyerukan kepada umat Islam untuk tetap satu komando terhadap Habib Rizieq Shihab (HRS), terkait pilihan calon presiden dan calon wakil presiden yang akan didukung pada Pilpres 2024 mendatang.

Seruan dan imbauan itu disampaikan langsung oleh pengacara HRS, Azis Yanuar, usai memperhatikan konstelasi politik di Indonesia belakangan ini.

"Memperhatikan konstelasi politik belakangan ini, maka terkait Pilpres 2024 kami di FPI, PA 212, dan GNPF Ulama bersama umat Islam akan tetap ikut satu komando IB-HRS (Imam Besar Habib Rizieq Shihab)," ujar Azis kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis pagi (23/6).


Seruan itu disampaikan Azis mengingat saat ini sudah banyak beredar info soal beberapa kelompok masyarakat atau partai politik yang mulai mengarahkan dukungan ke pihak-pihak tertentu.

"Juga banyak survei-survei terhadap capres tertentu. Kami harap seluruh umat Islam yang mencintai beliau dan mencintai penegakan hukum yang berkeadilan Ikut satu komando IB HRS," kata Azis.

Saat disinggung komando apa yang akan disampaikan oleh Habib Rizieq, Azis meminta umat Islam untuk menunggunya.

"Mari kita tunggu bersama. Tetap ikut satu komando IB HRS," terang Azis.

Bahkan, saat disinggung pilihan capres-cawapres yang akan didukung di Pilpres 2024 akan melalui Ijtima Ulama atau tidak, Azis kembali menegaskan keputusan ada di Habib Rizieq.

"Melalui satu komando IB HRS," pungkas Azis.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Miris! Hafalan Al-Qur’an Jadi Bahan Permainan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:11

OJK Dukung Pemprov DKI Terbitkan Obligasi Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:00

Jangan Main Hakim Sendiri terkait Kasus Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:48

Dua ASN Ditjen Pajak Jadi Tersangka Korupsi PT TPL

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:23

Tak Ditemukan Luka Luar di Jenazah Sutrimo

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:06

Pemprov DKI Pastikan Miliki Kapasitas Keuangan Terbitkan Obligasi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:26

Walkot Jakut Imbau Masyarakat Tetap Tenang soal Kasus Promosi Miras di Ancol

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:19

Kemendag Perluas Akses Pasar Produk UMKM dengan Libatkan Ritel Modern

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02

Furikake dan Tantangan Pangan Bergizi: Jangan Berhenti pada Produknya

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:51

Utang Pemerintah Tembus Rp10.000 Triliun

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:41

Selengkapnya