Berita

Menteri Perdagangan RI, Zulkifli Hasan/Repro

Politik

Zulhas Masuk Kabinet Bukti KIB Positif di Mata Jokowi

JUMAT, 17 JUNI 2022 | 16:53 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pelantikan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan sebagai Menteri Perdagangan erat kaitannya dengan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review, Ujang Komarudin menuturkan, masuknya PAN di Kabinet Indonesia Maju menandakan koalisi KIB sudah direstui Presiden Jokowi.
 
“KIB itu kan terbentuk tidak mungkin tanpa seizin Presiden Jokowi. Kita tahu bahwa KIB dibentuk kan Ketum Golkar (Airlangga) dan Ketum PPP (Suharso)  itu menjabat sebagai menteri anak buah presiden,” kata Ujang kepada wartawan, Jumat (16/6).


Ujang meyakini, setiap pergerakan anak buah sudah pasti dipantau Presiden Jokowi. Termasuk mengenai langkah politik dari partai politik menuju Pemilu 2024.

Oleh karenanya, Ujang memandang pembentukan KIB sebagai langkah politik yang positif. Terbukti Presiden Jokowi tidak mempermasalahkannya.

Malah kini anggota dari KIB yakni PAN mendapatkan kursi menteri, lalu menjadi bagian dari koalisi pemerintahan Presiden Jokowi-Wapres Ma’ruf Amin.

“Bukan hanya sesuatu yang positif bagi Jokowi, bagaimanapun, KIB kelihatannya akan terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan Jokowi hingga 2024 nanti,” tandas Ujang.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya