Berita

Ketua KPK Firli Bahuri saat mengungkap kasus suap yang diduga melibatkan Walikota Ambon/RMOL

Hukum

Tolak Dibubarkan, Natalius Pigai: Selama Ada Korupsi, KPK Masih Dibutuhkan

SENIN, 13 JUNI 2022 | 05:07 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Aktivis kemanusiaan asal Papua Natalius Pigai menolak keras usulan beberapa pihak yang meminta KPK dibubarkan.

Menurut Pigai, suara pembubaran merepresentasikan para bandit. Ia pun mempertanyakan pihak-pihak yang mengusulkan apakah menjadi bagian dari bandit?

Meski tidak menunjuk pihak pengusul dan mengaku tidak menyerang individu, Pigai menyatakan dengan tegas bahwa bangsa Indonesia sangat membutuhkan KPK.


"Memang KPK bukan yang terbaik, tetapi tetap dibutuhkan selama korupsi masih ada," demikian kata Pigai kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin dini hari (13/6).

Dalam pandangan mantan komisioner Komnas HAM ini, KPK saat ini sedang fokus membunuh embrio korupsi dan berusaha keras membangun budaya antikorupsi.

"Tetap dukung KPK!' pungkas Pigai.

Salah satu pihak yang mengusulkan KPK dibubarkan adalah Novel Baswedan. Novel beranggapan jika KPK tidak dibubarkan, maka Firli Bahuri ia tuding akan menyelaraskan kerja pemberantasan sesuai rencana mantan Kabarhakam Polri itu.

Bahkan melalui laman Twiiter pribadinya, Novel menuding penanganan korupsi era Firli hanya pura-pura dan pemborosan semata.

Selain itu, mantan pegawai KPK lainnya yang juga  mengusulkan pembubaran lembaga antirasuah adalah Rasamala Aritonang.

Dasar usulan pembubaran itu dikarenakan hasil survei lembaga Indikator Politik Indonesia mengungkapkan data menurunnya tingkat kepercayaan publik terhadap KPK.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya