Berita

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Junimart Girsang/RMOL

Politik

Santai Tanggapi Koalisi Bersatu, PDIP: Tanpa Koalisi pun Kami Bisa Usung Presiden

SELASA, 17 MEI 2022 | 11:51 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Koalisi Indonesia Bersatu berisi Golkar, PAN, dan PPP ditanggapi santai oleh PDI Perjuangan. Bagi PDIP, tanpa harus berkoalisi pun sudah bisa mengusung Capres dan Cawapres 2024 karena sudah memenuhi 20 persen presidential threshold.

“PDIP tidak perlu umumkan koalisi, sudah bisa mengusung (Capres). Itu saja dipahami. Sebagai catatan, partai yang satu-satunya bisa mengusung presiden ya PDIP, tanpa koalisi juga bisa,” ujar politisi PDIP, Junimart Girsang di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (17/5).

Namun begitu, anggota Komisi II DPR RI ini menegaskan keputusan koalisi di PDIP sepenuhnya berada di tangan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.


“PDIP itu partai yang betul-betul siap dengan pesta demokrasi, kalau masalah koalisi itu menjadi kewenangan Ibu Ketua Umum. Jadi, koalisi urusan Ibu Ketua Umum, bukan urusan kita. Kita hanya ikut tegak lurus saja,” tuturnya.

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga sebelumnya mengisyaratkan pertemuan bersama PAN dan PPP sebagai “Bertiga-Bersatu”. Bersatu itu sendiri adalah beringin, matahari, dan baitullah (Ka’bah)

“Jadi pertemuan ini tentu diharapkan dengan matahari ini PAN bisa berjalan, dan pohon beringin semakin tumbuh. Dan juga pertemuan kerja sama ini adalah yang diridhoi oleh Allah SWT,” kata Airlangga di Rumah Heritage Sam Ratulangi, Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis petang (12/5).

Setelah adanya Koalisi Bersatu, teranyar, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bertemu dengan Airlangga dan Zulkifli Hasan. Kang Emil, begitu akrab disapa Gubernur Jabar itu, digadang-gadang masuk menjadi kandidat calon yang akan diusung dari Koalisi Bersatu itu.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya