Berita

Perkembangan Covid-19 terkini/Net

Kesehatan

Kasus Aktif Covid-19 Hari Ini Berkurang 87, Pasien Meninggal di Bawah 10 Orang

SENIN, 16 MEI 2022 | 18:32 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Jumlah tambahan kasus aktif Covid-19 di Indonesia per Senin petang (16/5) kembali turun. Akan tetapi, kasus meninggal dunia masih bertambah meski angkanya sudah di bawah 10 orang.

Dalam catatan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, kasus aktif Indonesia hari ini menjadi 4.697 orang, atau turun 87 orang dari jumlah total kasus aktif kemarin yang berada di angka 4.784 orang.

Jika dilihat secara persentase, kasus aktif di Indonesia kini tercatat sebanyak 0,1 persen dari total kasus positif.


Untuk jumlah kasus positif baru secara nasional hari ini bertambah sebanyak 182 orang, lebih tinggi dari kasus sembuh yang bertambah sebanyak 263 orang.

Secara total nasional, kasus sembuh di Indonesia kini sudah sebanyak 5.889.797 orang atau sebanyak 97,3 persen dari total kasus positif positif Covid-19 nasional yang sudah sebanyak 6.050.958 orang.

Jika dilihat rinci, provinsi yang mencatat tambahan kasus positif paling banyak untuk hari ini di DKI Jakarta sebanyak 70 orang. Sementara sisanya tersebar di 18 provinsi, dengan tambahan kasus positif pada rentang angka kenaikan mulai dari yang terendah 1 kasus hingga di bawah seratus sebanyak 19 kasus di Jawa Tengah.

Semetara ada 14 provinsi yang nol kasus positif. Di antaranya di Aceh, Sumut, Sumsel, Bangka Belitung, Kalsel, Kalut, Sulut, Sulteng, Sultra, Gorontalo, Sulbar, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat.

Untuk kasus meninggal nasional hari ini bertambah sebanyak 6 orang. Jika dilihat totalnya, kasus meninggal kini naik menjadi 156.464 orang atau sebesar 2,6 persen dari total kasus positif.

Dilihat secara rinci, ada 5 provinsi yang menyumbang angka kematian hari ini dengan masing-masing satu kasus, di antaranya Bengkulu, Lampung, Jawa Barat, Jawa Timur, dan NTT. Sementara sisanya sebanyak 29 provinsi nihil kasus meninggal.

Adapun untuk jumlah orang yang diduga terinfeksi atau biasa disebut kasus suspek, Satgas Penanganan Covid-19 mencatat ada sebanyak 1.610 orang suspek tersebar di 34 provinsi yang terdampak Covid-19.

Pada hari ini, jumlah pemeriksaan yang dilakukan pemerintah sebanyak 67.727 orang dengan spesimen yang diambil sebanyak 88.145 sampel.

Untuk akumulasi pemeriksaan yang dilakukan di 1.247 laboratorium jejaring Satgas sejak April hingga hari ini, jumlahnya mencapai 64.202.509 orang dengan jumlah spesimen yang diambil mencapai 97.434.437 sampel.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Tak Pandang Bulu, Prabowo Akui Serahkan Dadan ke Kejaksaan

Kamis, 17 September 2026 | 12:29

MGBKI Soroti Isu Pendidikan Dokter Spesialis

Kamis, 17 September 2026 | 12:21

Prabowo Tugaskan Bahlil Bahas RUU Migas, SKK Migas Bisa Bubar!

Kamis, 17 September 2026 | 12:15

MNK Rokan Resmi Jadi Pionir Pengembanga Migas Nonkonvensional Indonesia

Kamis, 17 September 2026 | 12:13

Dasco Pastikan Seluruh Parpol Dilibatkan dalam Pembahasan Lanjutan RUU Pemilu

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

Ternyata Prabowo Suka Evidence-Based

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

SMEC Perluas Akses Layanan Kesehatan Mata

Kamis, 17 September 2026 | 11:50

Berjalan Beriringan, Operasi PLTP Tak Pengaruhi Situs Waruga di Tomohon

Kamis, 17 September 2026 | 11:43

Optimalisasi Sumur Sepinggan V-7: PHKT Genjot Produksi Migas Lampaui Target

Kamis, 17 September 2026 | 11:35

Prabowo Ungkap Bakal Ada Investasi Besar-besaran Masuk RI

Kamis, 17 September 2026 | 11:19

Selengkapnya