Berita

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian melantik lima Pj Gubernur/Net

Politik

Pesan PKS, Pj Gubernur Harus Kerja Buat Rakyat, Bukan untuk Atasannya

KAMIS, 12 MEI 2022 | 14:48 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi II DPR RI meminta kepada kelima Pejabat (PJ) Gubernur yang baru saja dilantik oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian untuk bekerja dengan profesional dan maksimal. Sebab, jabatan PJ Gubernur merupakan amanah besar sebagai pelayan rakyat.

Begitu disampaiakan anggota Komisi II DPR RI fraksi PKS Mardani Ali Sera kepada wartawan di Jakarta, Kamis (12/5).

“Mesti bekerja untuk rakyat bukan untuk atasan yang mengangkatnya. Ini amanah besar,” kata Mardani.


Adapun, lima penjabat gubernur yang dilantik Mendagri Tito antara lain; Al Muktabar sebagai Pj Gubernur Banten, Ridwan Djamaluddin sebagai Pj Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hamka Hendra Noer sebagai Pj Gubernur Gorontalo, Akmal Malik sebagai Pj Gubernur Sulawesi Barat, dan Komjen (Purn) Paulus Waterpauw sebagai Pj Gubernur Papua Barat.

Namun di sisi lain, Mardani menyebut bahwa ada catatan besar dari pelantikan kelima PJ Gubernur tersebut harus dilakukan dengan mengikuti keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang meminta ada aturan turunan untuk para PJ Kepala Daerah akibat pelaksanaan Pilkada Serentak 2024.

“Sehingga posisi lima kepala daerah yang dilantik hari ini rawan digugat oleh publik,” sesalnya.

Menurut Ketua DPP PKS ini, itu murni kesalahan Pemerintah yang tidak segera menindak lanjuti putusan MK. Padahal semua tahu putusan MK itu final dan mengikat.

“Karena itu sekali lagi diingatkan pada Presiden selalu Pimpiman Eksekutif segera laksanakan putusan MK untuk membuat turunan aturan Penjabat Kepala Daerah,” pungkasnya.


Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya