Berita

Ketua Umum PN AMK, Rendhika D. Harsono (kanan depan) saat kunjungi Desa Kandang Mukti, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Jawa Barat/RMOL

Politik

Diskusi Kebangsaan dengan PPP Garut, Angkatan Muda Kabah Gelar Bahas Revitalisasi Organisasi

MINGGU, 24 APRIL 2022 | 19:22 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Diskusi kebangsaan kembali digelar Pimpinan Nasional Angkatan Muda Kabah (PN AMK) bersama Keluarga Besar Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Garut. Dalam acara ini fokus membahas tentang revitalisasi organisasi.

Dalam acara tersebut hadir Ketua Umum PN AMK, Rendhika D. Harsono, bersama Wakil Bendahara Umum Boy Richardo, Wakil Sekjen Bidang Fungsional Adang Budaya, dan beberapa ketua serta anggota bidang seperti Syakila, Anggara, dan M. Ficky,

Kehadiran PN AMK dalam acara yang digelar di Kampung Cukanglemah, Desa Kandang Mukti, kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Jawa Barat, belangsung pada Sabtu (23/4), disambut oleh pengurus DPC PPP Kabupaten Garut.


Pengurus yang hadir di antaranya Ketua DPC PPP Kabupaten Garut Yudi Nugraha Lasminingrat, Ketua PC AMK Garut Zaeni Mufti, Ketua Fraksi PPP DPRD Kabupaten Garut Ayi Suryana, anggota DPRD Kabupaten Garut Neng Dila Nurul Padilah, Srikandi AMK Neng Rosyi, beserta pengurus DPC PPP dan kader PAC AMK Se-Kabupaten Garut.

Dalam sambutannya, Rendhika menyampaikan bahwa AMK sedang merevitalisasi organisasinya dari semua tingkatan. Membangun mental mandiri dan secara organik mampu menjadi salah satu organisasi yang dapat diperhitungkan di semua daerah, termasuk Garut.

Ia percaya, dengan hadirnya ketua DPC PPP yang baru dan karakter AMK sekarang ini mampu membawa partai menjadi partai yang sangat disegani dan mencapai target pemilu 2024 nanti.

“Keseriusan PPP Kabupaten Garut dalam merevitalisasi organisasi, salah satunya dapat dilihat dari input anggota melalui aplikasi SIKAPPP DPP PPP, yang merupakan ranking kedua Jawa Barat setelah Kabupaten Bekasi. Dari target 1.500, aktualnya 3.700 anggota atau sekitar 246,67 persen,” ujar Rendhika dalam keterangannya, Minggu (24/4).

Rendhika berharap, PC AMK mampu mengimbangi atau bahkan lari kencang untuk mengejar hasil kinerja yang lebih baik. Salah satu upayanya dengan menggunakan aplikasi Sistem Keanggotaan AMK Terpadu (Sikat) AMK yang bisa di download di Apps Store.

"Ini memudahkan seluruh pengurus AMK untuk menjadi tabulasi data keanggotaan secara nasional,” imbuh Ketua DPP PPP Bidang Fungsional ini.

Ia berpesan kepada seluruh jajaram AMK untuk mampu mengubah paradigma mental, menjadi mental produktif dan kolaboratif. Sehingga AMK tumbuh dan bangkit menjadi organisasi yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, dan bisa menjadi mesin kekuatan baru untuk mengejar target 2024.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya