Berita

Kabah di Mekah/Net

Politik

PKS Dorong Pemerintah Lobi Arab Saudi agar Bisa Berangkatkan 160 Ribu Jemaah Haji

JUMAT, 22 APRIL 2022 | 13:39 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah Indonesia diminta bisa memperoleh kuota haji tambahan dari Kerajaan Arab Saudi. Pasalnya, banyak negara-negara yang tidak memberangkatkan jemaah hajinya di tahun ini.

Anggota Komisi VIII DPR RI Bukhori Yusuf menilai, pemerintah bisa memanfaatkan kuota kosong itu dengan melobi kerajaan Arab Saudi untuk mengalihkan kuota negara-negara tersebut ke Indonesia.

“Kami mendorong agar 164 ribu jemaah haji yang layak berangkat tahun ini dapat diberangkatkan semuanya,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (22/4).


Adapun kuota haji yang akan berangkat di tahun ini, sebagaimana disampaikan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, sebesar 100.051 jemaah haji. Di mana kloter pertama akan diberangkatkan pada tanggal 4 Juni 2022.

Kembali ke Bukhori. Legislator dari Fraksi PKS ini juga kembali mengusulkan agar Presiden Jokowi berkenan melakukan komunikasi tingkat tinggi dengan Raja Salman untuk merealisasikan kuota tambahan tersebut.

Terlebih Imdonesia saat ini memegang jabatan sebagai Presiden G20, di mana Arab Saudi tergabung di dalamnya, posisi Indonesia semestinya bisa melobi agar Arab Saudi menambahkan kuota hajinya ke Indonesia.

“Kami berharap kesempatan memimpin grup kerjasama global di bidang ekonomi dan pembangunan yang bergengsi ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh Pemerintah Indonesia sehingga turut berdampak positif secara nyata bagi masyarakat, khususnya jemaah haji kita,” ujarnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Miris! Hafalan Al-Qur’an Jadi Bahan Permainan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:11

OJK Dukung Pemprov DKI Terbitkan Obligasi Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:00

Jangan Main Hakim Sendiri terkait Kasus Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:48

Dua ASN Ditjen Pajak Jadi Tersangka Korupsi PT TPL

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:23

Tak Ditemukan Luka Luar di Jenazah Sutrimo

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:06

Pemprov DKI Pastikan Miliki Kapasitas Keuangan Terbitkan Obligasi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:26

Walkot Jakut Imbau Masyarakat Tetap Tenang soal Kasus Promosi Miras di Ancol

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:19

Kemendag Perluas Akses Pasar Produk UMKM dengan Libatkan Ritel Modern

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02

Furikake dan Tantangan Pangan Bergizi: Jangan Berhenti pada Produknya

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:51

Utang Pemerintah Tembus Rp10.000 Triliun

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:41

Selengkapnya