Berita

Kremlin, benteng dan kompleks istana bersejarah di Moskow/Net

Dunia

Putin: Mengisolasi Rusia? Sangat Tidak Mungkin!

RABU, 13 APRIL 2022 | 07:51 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Tujuan Barat untuk mengisolasi Rusia dengan beragam sanksi, tidak benar-benar ampuh. Presiden Vladimir Putin mengatakan, kemajuan teknologi yang dimiliki Rusia telah menunjukkan dengan jelas bahwa tidak ada yang bisa melakukan hal itu terhadap negara besar seperti Rusia.

Ia memaparkan keberhasilan Rusia di bidang ruang angkasa seperti penerbangan Gagarin dan peluncuran Sputnik 1 pada 1957, yang mengejutkan dunia. Ia juga menguraikan bagaimana Uni Soviet yang diserang berbagai sanksi pada 1961 tetapi mampu menunjukkan kepada dunia kemajuan teknologinya.

"Terlepas dari itu semua, Uni Soviet adalah yang pertama meluncurkan satelit Bumi buatan, kosmonot pertama adalah milik kita, penerbangan pertama stasiun luar angkasa yang mencapai Bulan juga milik kita, perjalanan luar angkasa pertama adalah milik kita, kosmonot wanita pertama, Tuhan memberkati dia, (Valentina) Tereshkova, juga milik kita," kata Putin, berbicara pada pertemuan dengan personel industri luar angkasa Rusia di Vostochny Spaceport, Selasa (12/4), seperti dikutip dari TASS.


“Kami melakukan segalanya di bawah kondisi isolasi teknologi yang lengkap, dan kami mencapai kesuksesan yang sangat besar. Dapatkah Anda benar-benar berasumsi bahwa Rusia saat ini dengan teknologi canggih tidak akan dapat mengembangkan program luar angkasa kami lebih jauh, sampai 2030?” ujarnya.

Di tengah deraan sanksi dan konflik besar antara Rusia-Ukraina, Putin menegaskan bahwa Rusia akan tetap terbuka untuk bekerja sama dengan semua mitra dan negara mana pun yang ingin melakukannya.

“Kami tidak akan menutup diri. Di dunia saat ini, sangat tidak mungkin untuk mengisolasi sepenuhnya siapa pun, dan sama sekali tidak mungkin mengisolasi negara sebesar itu seperti Rusia," tegasnya lagi.

Pada 2014, Rusia sudah terkena sanksi. Di antara banyak sektor ekonomi negara yang terkena sanksi, justru perekonomian Rusia telah berjalan jauh, maju dengan pesat.

"Pertanian telah berubah menjadi bidang produksi berteknologi tinggi. Volume ekspor bahkan telah melampaui volume penjualan senjata, dan secara signifikan sebesar 10 miliar dolar AS," jelas Putin.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Dewan Kebon Sirih Tetap Godok Perda DKJ Meski Ibu Kota Belum Pindah

Senin, 18 Mei 2026 | 20:17

Pengamat: Kepemimpinan Buruk Awal Kerusakan Bangsa

Senin, 18 Mei 2026 | 20:02

Oktasari Sabil Raih Gelar Doktor di Malaysia

Senin, 18 Mei 2026 | 19:46

Pernyataan Prabowo soal Dolar Upaya Menenangkan Masyarakat

Senin, 18 Mei 2026 | 19:45

BSI Buka Kembali Scholarship untuk 5.250 Mahasiswa dan Pelajar

Senin, 18 Mei 2026 | 19:37

MPR Putuskan Lomba Ulang LCC Empat Pilar di Kalbar Batal

Senin, 18 Mei 2026 | 19:28

Prabowo Panggil Gubernur BI hingga Menkeu ke Istana, Ini yang Dibahas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:15

Mantan ART Lapor ke DPR Pernah Dipukul Erin hingga Kepala Ditendang

Senin, 18 Mei 2026 | 19:08

Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat, OJK Jabar Dorong Frontliner Bank Ramah Disabilitas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:00

DPR Tagih Janji BI soal Penguatan Rupiah Mulai Juni

Senin, 18 Mei 2026 | 18:55

Selengkapnya