Berita

Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan Bambang Wuryanto/Net

Politik

PDIP Benarkan Kadernya di Senayan Nonton Video Porno saat Rapat Komisi

SELASA, 12 APRIL 2022 | 16:39 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan Bambang Pacul Wuryanto membenarkan ada anggota Fraksi PDI Perjuangan yang tertangkap kamera sedang menonton film porno saat sedang mengikuti rapat komisi.

Diduga, anggota fraksi PDIP saat ini bertugas di Komisi IX DPR RI.

Dia mengatakan, saat ini pihaknya tidak mau menyalahkan anggotanya tersebut. Sebab, ketika diklarifikasi kadernya mengaku bahwa dia sedang reflek membuka pesan singkat tersebut.


"Yang kita klarifikasi dengan fraksi, menerima WA. WA dibuka reflek ternyata ada video itu. Video dibuka isinya itu di foto di atas,”ucap Bambang Pacul kepada wartawan, Selasa (12/4).

Ketua Komisi III DPR RI ini menegaskan, insiden tertangkap kameranya anggotanya yang sedang menonton video porno saat rapat komisi merupakan bentuk modus menjatuhkan harga diri kader itu sendiri.

"Kalau dikau sebagai orang politik bisa diduga ini modus operandi. Saya ini perlu sampaikan terutama pada kawan-kawan anggota dewan yang lain juga untuk berhati-hati membuka kayak gitu. Langsung bisa difoto memang sudah diincar orang masuk misalnya,” katanya.

Bambang Pacul mengaku dirinya juga pernah mendapat hujatan karena dituding tidur saat ada pidato di sidang DPR. Padahal, ketika itu tidak tertidur.

Meski demikian, saat itu Bambang Pacul terfoto seperti sedang tidur. Ia pun tidak ngotot untuk membantah.

"Demi tuhan. Tapi dikatakan tidur ya sudah. Pada saat difoto memamg aku terlihat tidur. Tapi itu hanya sepersekian menit,” imbuhnya.

Pihaknya meminta agar anggota dewan berhati-hati dengan modus tersebut dan meminta jangan terburu-buru membuka video tersebut.

"Karena kalau ini bagian dari jebakan nanti difoto dari atas. Dikatakan orang nonton video,” tutupnya.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya