Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Ini Penyebab Masih Banyak Masyarakat yang Terjebak Kasus Investasi Bodong

SELASA, 12 APRIL 2022 | 13:25 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Banyaknya masyarakat yang terjebak kasus penipuan investasi keuangan  bukan tanpa sebab. Salah satu faktor utamanya adalah karena masih rendahnya literasi keuangan di masyarakat.

"Masyarakat Indonesia banyak yang belum mengerti bagaimana meningkatkan kualitas pengambilan keputusan dan pengelolaan keuangan dalam rangka mencapai kesejahteraan,” ujar Gurubesar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran (Unpad), Profesor Winwin Yadiati, dikutip Kantor Berita RMOLJabar dari laman Unpad, Selasa (12/4).

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 2019 menunjukan, tingkat literasi keuangan masyarakat Indonesia baru mencapai 38,03 persen.


Kemudian pada kelompok milenial usia 18-25 tahun tingkat literasi keuangannya baru mencapai 32,1 persen. Sementara pada kelompok usia 25-35 tahun baru mencapai 33,5 persen.

Selain itu, Gurubesar Departemen Manajemen Bisnis FEB Unpad itu menjelaskan, kasus penipuan investasi keuangan sudah terjadi sejak tiga dekade lalu. Korbannya bahkan hingga mencakup kelompok terpelajar.

“Malah banyak yang sampai pinjam ke bank karena termakan omongan daripada disimpan di bank mending digunakan untuk menghasilkan untung besar,” tandasnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

KPK Amankan "Surat Tekanan" dari Rumah Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Kamis, 16 April 2026 | 18:15

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kasus Penyiraman Andrie Yunus Masuk Sidang Terbuka Akhir April

Kamis, 16 April 2026 | 18:09

Emil Dardak Prihatin Tiga Kepala Daerah Jatim Kena OTT KPK

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Pimpinan Ombudsman: Kasus Hery Susanto Terjadi Sebelum Menjabat

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Erick Thohir Bawa Kemenpora Tembus Top 5 Kementerian Kinerja Terbaik

Kamis, 16 April 2026 | 17:40

Puspen TNI Pastikan Sidang Kasus Andrie Yunus Terbuka

Kamis, 16 April 2026 | 17:37

BNPB Catat 23 Bencana dalam Dua Hari

Kamis, 16 April 2026 | 17:28

Fokus pada Inovasi dan Kesejahteraan, Bupati Mimika Raih KWP Award 2026

Kamis, 16 April 2026 | 17:22

Sudewo Ngaku Kangen Warga Pati

Kamis, 16 April 2026 | 17:17

Selengkapnya