Berita

Perdana Menteri Mario Draghi menandatangani kesepakatan pembelian gas dengan Presiden Aljazair Abdelmadjid Tebboune dalam kunjungannya ke Aljazair pada Senin 11 April 2022/Net

Dunia

Alihkan Ketergantungan dari Gas Rusia, Italia Tandatangani Kesepakatan Baru dengan Aljazair

SELASA, 12 APRIL 2022 | 13:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Italia sepakat untuk meningkatkan impor gas dari Aljazair. Perdana Menteri Mario Draghi mengumumkan kesepakatan itu pada Senin (11/4) saat ia mengunjungi Aljazair dan melakukan pertemuan dengan Presiden Aljazair Abdelmadjid Tebboune.

Draghi mengatakan kepada wartawan setelah pertemuannya dengan Tebboune bahwa kedua negara telah menandatangani kesepakatan awal tentang kerja sama energi ini

Ini adalah bagian dari dorongan Uni Eropa untuk memperoleh energi alternatif setelah Rusia terkena sanksi, juga sebagai upaya Roma untuk mengurangi ketergantungan pada impor Rusia.


Italia merupakan salah satu importir gas yang paling bergantung pada Rusia di Eropa, dengan lebih dari 40 persen impornya berasal dari negara tersebut.

Selain dengan Rusia, Italia juga mengimpor sejumlah besar gas dari Aljazair, termasuk sekitar 6,4 miliar meter kubik gas Aljazair selama kuartal pertama tahun 2021, naik 109 persen dari tahun sebelumnya.

Ketika pelarangam gas Rusia diberlakukan, Italia harus memindahkan seluruh pesannya ke Aljazair.

Kesepakatan baru itu adalah  Italia menambahkan permintaannya sebanyak sembilan miliar meter kubik gas dari Aljazair, hanya melampaui 29 miliar meter kubik Rusia per tahun.

Saat ini, pipa Trans-Mediterania, yang membawa gas dari Aljazair ke Italia, hanya beroperasi sekitar dua pertiga dari kapasitas, kata seorang pejabat pemerintah Italia baru-baru ini, seperti dikutip oleh Financial Times.

Menteri Transisi Ekologi Italia Roberto Cingolani mengatakan pekan lalu bahwa Roma mengharapkan untuk mendapatkan tambahan 10 bcm gas dari pipa dari Aljazair, Libya dan Azerbaijan tahun ini.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Dewan Kebon Sirih Tetap Godok Perda DKJ Meski Ibu Kota Belum Pindah

Senin, 18 Mei 2026 | 20:17

Pengamat: Kepemimpinan Buruk Awal Kerusakan Bangsa

Senin, 18 Mei 2026 | 20:02

Oktasari Sabil Raih Gelar Doktor di Malaysia

Senin, 18 Mei 2026 | 19:46

Pernyataan Prabowo soal Dolar Upaya Menenangkan Masyarakat

Senin, 18 Mei 2026 | 19:45

BSI Buka Kembali Scholarship untuk 5.250 Mahasiswa dan Pelajar

Senin, 18 Mei 2026 | 19:37

MPR Putuskan Lomba Ulang LCC Empat Pilar di Kalbar Batal

Senin, 18 Mei 2026 | 19:28

Prabowo Panggil Gubernur BI hingga Menkeu ke Istana, Ini yang Dibahas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:15

Mantan ART Lapor ke DPR Pernah Dipukul Erin hingga Kepala Ditendang

Senin, 18 Mei 2026 | 19:08

Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat, OJK Jabar Dorong Frontliner Bank Ramah Disabilitas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:00

DPR Tagih Janji BI soal Penguatan Rupiah Mulai Juni

Senin, 18 Mei 2026 | 18:55

Selengkapnya