Berita

Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman/Net

Politik

Anwar Usman Akan Dianggap Negarawan jika Melepas Jabatan Hakim Konstitusi

RABU, 23 MARET 2022 | 07:46 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman akan dianggap sebagai seorang negarawan jika berani mengundurkan diri dari jabatan Hakim MK. Pengunduran diri itu dilakukan jika dirinya benar-benar ingin menikahi adik Presiden Joko Widodo, Idayati.

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam mengatakan, berdasarkan UU MK, Hakim MK merupakan seorang negarawan. Sehingga, jika Ketua MK Anwar Usman benar-benar seorang negarawan, maka semestinya mengundurkan diri sebagai Hakim MK.

"Roh konstitusi itu kan bukan hanya apa yang tertulis, namun juga apa yang menjadi nilai etika berbangsa dan bernegara. Kalau ternyata hal tersebut tidak dimiliki oleh Hakim MK, maka akan berpotensi mendegradasi terhadap independensi Hakim yang setiap melaksanakan fungsinya harus mengedepankan etika dan prinsip-prinsip kenegarawanan," ujar Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (23/3).


Jika tidak diindahkan, maka Saiful meminta dengan hormat kepada Anwar Usman untuk menanggalkan jabatan yang disandangnya.

"Saya kira publik akan menilai bahwa Anwar Usman seorang negarawan kalau kemudian yang bersangkutan mengundurkan diri dari jabatannya, karena kalau tidak maka potensi conflict interest akan selalu ada dalam benak publik dalam melakukan peran dan fungsinya sebagai Hakim dan Ketua MK," pungkas Saiful.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

SGU Gandeng Poltek SSN Perkuat Pendidikan Siber Keamanan

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:09

Jokowi Bohong soal 54 Kali Ajak Makan Siang PKL Solo

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:02

Sentralisasi Hambat Otonomi Daerah

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:49

Kejagung Periksa Tujuh Saksi Kasus TPPU Febrie, Empat Penyidik Polri

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:05

Terungkap Jokowi Ikut Dirikan Gerindra di Solo Jelang Pemilu 2009

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:00

Satgas Jaga Jakarta dan FKDM Jangan Loyo Antisipasi Tawuran Warga

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:28

Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Pengedar Etomidate

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:24

Beredar Hasil Survei 32 Capres 2029

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:02

DKPP Putus Perkara Helikopter KPU pada 29 Juli

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:23

GOR Ciracas Diserbu 3.190 Pelamar Kerja

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:05

Selengkapnya