Berita

Perayaan Tahun Baru Nowruz/Net

Dunia

Tak Sesuai Hukum Islam, Taliban Hapus Hari Libur Tahun Baru Nowruz

SENIN, 21 MARET 2022 | 13:46 WIB | LAPORAN: ABDUL MANSOOR HASSAN ZADA

Taliban telah menghapus hari libur untuk Nowruz atau Tahun Baru Persia yang jatuh pada Senin (21/3).

Nowruz merupakan tahun baru yang biasanya dirayakan dengan meriah di seluruh Iran dan Asia Tengah. Setiap tahunnya, Afghanistan menggelar festival, dengan setiap keluarga berkumpul menyambut awal musim semi.

Jurubicara Kementerian Tenaga Kerja Mohammad Yunus Sidiqi mengatakan, tidak akan ada hari libur resmi selama perayaan Nowruz.


Jurubicara Kementerian Informasi Abdul Ahad Amad mengatakan, Nowruz tidak sesuai dengan hukum Islam. Namun warga diizinkan untuk merayakannya secara pribadi.

"Kami tidak secara resmi merayakan Nowruz. Jika orang ingin melakukan sesuatu, kami tidak mencegah mereka," ujarnya, seperti dikutip Reuters.

Dengan dihapuskannya hari libur Nowruz, maka warga Afghanistan diharuskan tetap kembali ke kantor dan sekolah pada Senin. Bahkan mahasiswa dijadwalkan mengikuti ujian pada hari itu.

Di beberapa jalan di Kabul tampak bendera warna-warni dikibarkan untuk mempersiapkan Jahenda Bala. Namun belum diketahui apakah kegiatan tersebut diizinkan oleh Taliban.

Taliban mengambil alih Afghanistan pada pertengahan Agustus. Sejak saat itu, Taliban berjanji membuat pemerintahan yang inklusif, namun masih menjadi pesimisme komunitas internasional.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya