Pakar hukum tata negara Bivitri Susanti/Repro
Pakar hukum tata negara Bivitri Susanti/Repro
Pakar hukum tata negara Bivitri Susanti mengatakan usulan penundaan Pemilu hanya bertujuan untuk melegitimasi apa yang diinginkan oleh penguasa. Bivitri bahkan memberi label aktor pengusul penundaan Pemilu dengan sebutan intelektual kelas kambing.
"Cukup banyak intelektual saya bilangnya intelektual tukang, tapi sebenarnya ada kata yang lebih kasar lagi ya, intelektual kelas kambing,†demikian kata Bivitri Susanti saat hadiri acara diskusi virtual Kedai Kopi, bertemakan Kata Pakar Bila Pemilu Ditunda, Minggu (6/3).
Populer
Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59
Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09
Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09
Senin, 19 Januari 2026 | 15:23
Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46
Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39
Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35
UPDATE
Selasa, 20 Januari 2026 | 12:12
Selasa, 20 Januari 2026 | 12:01
Selasa, 20 Januari 2026 | 11:41
Selasa, 20 Januari 2026 | 11:34
Selasa, 20 Januari 2026 | 11:32
Selasa, 20 Januari 2026 | 11:29
Selasa, 20 Januari 2026 | 11:20
Selasa, 20 Januari 2026 | 11:16
Selasa, 20 Januari 2026 | 10:53
Selasa, 20 Januari 2026 | 10:41